Entri Populer

Minggu, 23 Januari 2011

Perubahan cuaca akan terjadi yakni Ekstrim Dingin Menanti

pria Brasil bernama Jucelino Nobrega da Luz terkenal sebagai seorang peramal. Pria kelahiran tahun 1960 kini profesinya bukan peramal, tapi guru sekolah di negaranya.
Ia juga meramalkan dengan tepat tentang anomali cuaca, salah satunya, pada tahun 2003 terjadi suhu panas di Eropa. Di dalam surat peringatan tanggal 29 Oktober 2001 Jucelino meramalkan alam akan menyerang balik bumi, kenaikan temperatur di Perancis, Jerman dan Portugal menimbulkan puluhan ribu korban tewas, bencana ini bisa terjadi pada tahun 2003 dan 2004.
Realitanya, suhu musim panas di Eropa pada tahun 2003 mencapai puncaknya, terdapat sekitar 35 ribu orang mati kepanasan, di antaranya di Perancis dan Jerman yang paling hebat. Korban tewas di Perancis sebanyak 14.000 jiwa dan di Jerman sekitar 7.000 orang.
Diperhatikan dari ramalan Jucelino, pemanasan global semakin lama semakin naik, sampai tahun 2012 suhu di Afrika barangkali bisa mencapai 58° celcius yang meresahkan orang. Bersamaan dengan itu juga bisa terjadi kekurangan air yang parah, lalu suhu juga akan semakin naik. Tahun 2015 suhu rata-rata bumi bisa mencapai 59° celcius, banyak orang akan mati kepanasan, ketakutan besar umat manusia akan semakin menggelobal.
Apabila betul-betul terjadi seperti itu, tentu saja bisa berakibat kekeringan dan kekurangan pasokan pangan serta menimbulkan ketegangan antar negara, Jucelino juga meramalkan tahun 2011 bisa terjadi kekurangan air .
Bagaimanapun gejala pemanasan yang terjadi sekarang bukannya seperti yang dianggap para pakar cuaca bahwa "kecepatan pemanasan sangat lamban", melainkan melonjak drastis. Pemanasan seolah-olah juga mutlak tidak berlangsung terus menerus, sesudah pemanasan global, telah menanti gejala berbalik menjadi ekstrim dingin.
Kalau suhu bumi sedemikian meningkat drastis, pulau Greenland dan kutub selatan akan ada es dalam jumlah cukup besar meleleh dan pasti tak dapat dihindari. Akibatnya, sirkulasi besar samudera menjadi lemah sehingga berubah menjadi efek pendinginan, meluncur secepat kilat, yang menandakan akan terjadi sebuah kelahiran zaman es baru.
Dalam ramalan Jucelino sepertinya juga dibuktikan bahwa pada tahun 2027 sesudah terjadi keadaan pendinginan global, masih lagi akan menghadapi sebuah zaman es yang baru. Isi detail ramalan tersebut antara lain, gunung berapi Yellow Stone Park di Amerika mulai meletus. Semburan api yang begitu besar mengakibatkan lahar dan asap akan meluas ke segala penjuru hingga sejauh 1.600 km, seperti Kansas, Nebraska, Montana dan sebagainya, bakal mengalami bencana besar. Sesudah gunung api ini meletus bisa terlahir lagi zaman es baru.
Letusan gunung berapi bukan hanya terjadi di Yellow Stone Park, tapi di seluruh tempat di dunia bisa juga terjadi, karena semburan asap telah menutupi matahari, lebih-lebih lagi arus sirkulasi besar dari samudera terhenti maka telah merangsang pembentukan gejala pendinginan global.
Waktu yang ada pada umat manusia tidak tersisa banyak, mulai Desember 2007, awan hitam bakal menyebar ke seluruh pelosok dunia
Menurut ramalan Jucelino, andaikata manusia masih mempertahankan keadaan seperti sekarang, maka dari tahun 2008-2012 manusias bakal menjalani hari-hari penuh ketakutan. Pertanda awal sebelum bencana terjadi, langit di seluruh dunia akan diselimuti dengan "awan hitam".
Bencana demi bencana besar yang akan disongsong oleh dunia masa depan dengan perubahan yang besar.
Parahnya situasi telah begitu mendesak, tapi jikalau umat manusia masih saja berkeras kepala mempertahankan ketidakpedulian, Jucelino memperingatkan kepada umat manusia tentang ramalan masa depan yang gelap, seakan-akan sudah bakal terjadi secara terus menerus.
Setiap orang harus sadar, lebih-lebih harus menyadari kondisi dan situasi yang begitu parah, entah secara pribadi, kelompok, tingkatan negara, menjaga pos kerja masing-masing, bertindak dengan gerakan nyata, karena batas terakhir bakal tiba.
Ramalan ini bukan mengajak untuk meyakini sesuatu yang belum pasti tapi sekedar informasi dan kewaspadaan. (tian43a)

Pergunakan Waktu yang Ada dengan Tuhan

KETIKA seorang ayah yang sedang bertugas di luar kota merindukan anaknya, maka oa akan menelepon atau
 berusaha untuk menyelesaikan tugas agar bisa pulang lebih cepat dan bertemu dengan anaknya.

Seorang ayah yang baik akan menggunakan waktu yang sangat singkat untuk berkomunikasi dengan anaknya.
Apa yang telah mereka alami sepanjang hari, apa keinginan mereka dan bagaimana pendapa mereka tentang
ayahnya ?

Sama halnya dengan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai bapa yang baik bagi semua orang.Ia sangat merindukan
 kita berhubungan intim dengan Dia, Dia mau mati sehingga kita bersama dengan Dia. Salib meratakan jalan bagi
 kita untuk dapat masuk ke tempat Dia berada dan tinggal di dalam hadirat-Nya.

Ibrani 10:19-20 mengatakan “Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk
ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya
sendiri.”

Melihat pengorbanan Yesus, sudah selayaknya kita benar-benar menghargai waktu yang ada. Sebab waktu yang ada
belakangan ini sudah semakin ’jahat’ dan membelenggu anak-anak Tuhan untuk mulai melupakan ajaran-Nya. Waktu
yang tersisa harus kita hargai dan manfaatkan dengan sungguh-sungguh. Jangan habiskan waktu tersisa dengan
kegiatan sia-sia.

Dalam Roma 12:2 dikatakan “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan
budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan
 yang sempurna.”

Dalam melakoni hidup sehari-hari, selama masih mementingkan diri sendiri, kita tidak dapat dikuasai dan dibimbing
oleh Tuhan, Bapa yang baik. Oleh karena itu, kalau kita ingin Yesus menjadi Tuhan dan Raja kita, kita harus mematikan
sifat mementingkan diri sendiri serta dosa-dosa kita dengan pertobatan dan kekudusan. Tuhan Yesus memimpin kita
ke luar dari dunia, langkah demi langkah, menunjukkan kepada kita apa yang harus kita buang dan mengajar kita
bagaimana kita hidup. Hasil akhirnya adalah
kekudusan. Dan memanfaatkan waktu dengan baik seturut dengan kehendak Tuhan.

Banyak orang berpikir untuk hidup dekat dengan Tuhan, mereka harus bertapa, hidup menyendiri di gua bila mungkin,
 untuk mengkhususkan dirinya buat Tuhan. Sebaliknya tindakan yang demikian justru menghancurkan kemajuan rohani
kita. Untuk ke luar dari dunia, kita harus mengatasi semua godaan atau pencobaan dunia ini. Untuk mengatasi
pencobaan dan memastikan pertumbuhan rohani kita.

Alkitab menuliskan: "Baiklah tiap-tiap orang tinggal dalam keadaan, seperti waktu ia dipanggil Allah". (1 Korintus 7:20).
 Kemudian, "Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan
 yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
" (Efesus 4:28).

Justru, kalau kita benar-benar memanfaatkan waktu yang ada untuk membaca firman Tuhan, komunikasi dengan Tuhan
lewat DOA atau datang ke rumah Tuhan untuk mendengar firman-Nya, ada banyak pengajaran yang kita peroleh untuk
hidup kudus dan mulai berubah dari kehidupan
kita yang salah. Alkitab dengan tegas menuliskan agar kita menjauh dari dunia ini. Kita menang ada di dunia tetapi kita
tidak dari dunia ini.

“Pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak
mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.” Demikian dituliskan dalam
 1Korintus 7:31. Salib Kristus itu sudah menang atas dunia, dan membimbing kehidupan ini pada kekudusan. Bagi
mereka yang memikul salibnya, mereka menerima kuasa Kristus untuk menolak kejahatan dan melakukan yang baik
di mata Allah. Mereka diubah untuk membenci dunia serta mengasihi yang rohani. Mereka dibimbing untuk tidak cepat
marah, serta mengasihi yang menyakiti mereka.

Undanglah Roh Kudus hadir dalam setiap gerak langkah kehidupan Anda di atas bumi ini. Karena,kita semua perlu
diajar oleh Roh Kudus. Yohanes 16 : 13-14 mengatakan, ”Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala
sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
 datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.”

“Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya
.” (1 Yohanes 2:20). “Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena
 itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala
 sesuatu -- dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta -- dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu,
 demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.” (1 Yohanes 2:27).

Lakukanlah sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan Anda dengan sungguh-sungguh. Berikan waktumu untuk intim
dengan Tuhan. Sediakan waktumu untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Siapkan waktumu untuk membaca firman
Tuhan. Berdiam dirilah sejenak untuk mendengarkan suara Tuhan yang mengajar kita bisa melampaui segala
 pergumulan yang harus kita jalankan.

Memang, jujur saja manusia sekarang masih lebih banyak dikuasai oleh keinginan daging. Daging tidak mau berdiam
 diri, maunya sibuk, mengerjakan ini atau itu, tapi ternyata seperti Maria kita harus memilih yang terbaik untuk hidup kita.
Orang dunia menganggap itu buang-buang waktu, karena mereka memakai waktu mereka untuk memuaskan
kedagingan mereka.

Di jaman teknologi yang semakin maju seperti sekarang, banyak orang Kristen di akhir zaman ini yang membuang
-buang waktu dengan percuma. Duduk nongkrong di kafe, menonton TV berjam-jam mulai dari melihat berita, sport
atau menikmati sinetron. Chatting, main Facebook atau Twitter sampai berjam-jam. Tidak ada waktu untuk berdiam
 diri, mendengarkan suara Tuhan.

Sekarang, mulailah untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup Anda. Kita harus keluar dari dunia, dan bersekutu
dengan Roh Kudus, Tuhan dan Bapa kita. Mari duduk dan diam sejenak, bergumul dengan pikiran kita untuk
mendengarkan suara Tuhan, agar tidak mudah menuruti keinginan daging. Karena, Tuhan sangat merindukan
kita untuk datang kepada-Nya dan berkomunikasi dengan Dia lewat DOA. Amin  (tian43a)
 

Apakah gosip menjadi merajalela dikalangan masyarakat

DULU, gosip seakan milik perempuan saja. Sebab itu, para pria yang suka menggosip sering dicap sebagai banci atau seperti perempuan. Sekarang, sepertinya semakin banyak orang yang seperti itu.
Lihat saja, di setiap tempat, semakin banyak orang, di luar kaum perempuan yang menggosip ini itu. Bahkan mereka sampai sering lupa waktu untuk itu. Semua bahan gosip diramu dengan demikian menarik sehingga semakin banyak follower gosip yang kemudian tanpa jelas juntrungannya ikut-ikutan membicarakan hal yang tidak dikuasai.
Tindakan para follower gosip ini hanya meneruskan apa yang dikaji peserta gosip dan meneruskannya pada penggemar gosip berikutnya. Mereka semacam mediator penyampai ke penggosip berikutnya. Perkembangannya cukup pesat sampai akhirnya, asal usul gosip pun semakin tak jelas dengan semakin banyaknya follower gosip.
FOLLOWER
Yang serunya, follower gosip ini seperti orang yang terkena hipnotis dan menjadi tak berdaya, bahkan hanya untuk sekedar bertanya tentang asal muasal gosip itu muncul. Akibatnya, ketika disadarkan, darimana mereka mendapatkan informasi yang menjadi bahan gosip itu, semua hanya bisa menjawab tidak tahu dan begitulah yang kami dengar. Mereka terpedaya.
Demikianlah, gosip memang muncul begitu saja. Tertiup angin dan mengembang hingga kemana-mana. Yang serunya, seringkali justru bahan gosip ditambah-tambah oleh sang follower gosip sehingga kedengaran semakin sip.
Tanpa disadari, banyak dari mereka yang menjadi follower gosip ini justru mempermalukan dirinya sendiri. Sebab mereka membuat statemen yang tidak tepat. Apalagi jika gosip yang dimaksud sudah jauh-jauh hari dibantah dan faktanya juga tidak ada, tetapi tetap saja sang follower mengoceh tak jelas arah.
Di dunia yang serba demokrasi ini, keinginan untuk tampil bicara atau bahkan muncul dengan poster segede-gede gajah (kata rekan saya yang dari Jakarta), menjadi sah-sah saja. Karenanya, kadang kita menjadi lupa diri dengan kebebasan yang kebablasan itu.
Akibatnya, kesempatan meneruskan gosip menjadi simbol keeksisan kita di mata publik. Karenanya, kita bela-belain (istilah rekan tadi), untuk terus menjadi salah seorang follower gosip sejati.
Mana lagi di jaman sekarang cukup banyak wadah untuk menyampaikan materi gosip yang ingin dihembuskan. Perkembangan teknologi juga memungkinkannya menjadi lebih cepat dan lebih murah.
RAJA BATAK
Seperti halnya gosip terbaru yang muncul belakangan ini, salah satunya soal gelar Raja Batak. Tiba-tiba saja, gosip ini bertiup kencang mengiringi rencana kehadiran Presiden RI dalam acara Peresmian Museum Batak di Desa Pagar Batu, Balige, Sumatera Utara.
Gosip ini malah dipola dalam bentuk aksi demo di Jakarta dan Medan. Dari sinilah kemudian, followernya bergerak menyebarkan gosip hingga muncul di media massa. Dalam tempo waktu tidak berapa lama, benak masyarakat sudah dipenuhi informasi bahwa Sang Presiden akan diberi Gelar Raja Batak. Komentarpun banyak yang meluncur dari ujung lidah, tanpa sempat lebih dulu mengecek kebenarannya.
Padahal, si empunya hajatan Peresmian Museum Batak dari awal dengan tegas menyatakan hal tersebut tidak pernah ada dalam rencana mereka. Bukan memberikan gelar Raja Batak, tapi yang diberikan adalah gelar kehormatan lain yang umum dianugerahkan sebagai tanda hormat dan penghargaan pada seorang tokoh.
Juru bicara Presiden juga ikut meluruskan dan membantah hal pemberian gelar Raja Batak tersebut. Namun, hal itu bukannya menyurutkan langkah dan menenangkan lidah pihak-pihak yang tiba-tiba merasa sangat bertanggung jawab terhadap kemaslahatan suku yang terkenal sportif itu.
Setelah penyerahan gelar Raja Batak benar-benar tidak dilaksanakan, ternyata gosip itu terus saja berlanjut. Sehingga, meski gosip itu tidak terbukti, masih saja ada yang angkat bicara, memberi komentar yang tidak perlu.

PERALAT Apakah ini yang disebut politik? Tetapi bukankah dalam politik gosip dibuat sedemikian rupa dengan maksud tertentu guna mendapatkan dukungan? Lalu, bagaimana kredibilitas kita, yang masih saja membicarakan hal yang jelas-jelas tidak terjadi dan ngotot mempersoalkannya? Tidakkah kita justru ditinggal pergi orang-orang yang kemudian sadar telah kita peralat?
Itu baru satu contoh kasus. Ada beberapa gosip lain yang juga dilakukan para penyebar gosip untuk tujuan tertentu. Terlepas dari apa tujuannya, yang jelas para follower menjadi terjebak dengan gosip yang beredar. Akibatnya, jadilah kita bulan-bulanan karena ikut diperalat sebagai follower gosip di mata publik.
Ya, urusan peralat memperalat orang menjadi sesuatu yang ngetrend saat ini. Mudahnya memprovokasi dengan iming-iming tertentu membuat jalan sang provokator semakin mulus dan lancar. Tetapi follower yang bijak tentu tidak mau hanya diperalat.
DUNIA GOSIP
Ini harus diantisipasi. Kita harus menyadari saat ini kita sudah hidup di dunia gosip. Dimana informasi menjadi demikian terbuka dan kebebasan menyampaikan pendapat membuat sebuah informasi bisa meluncur tanpa kendali.
Karena itu, gosip menjadi semakin berkembang. Adalah penting upaya mencegah untuk tidak terjebak menjadi follower gosip. Karena hanya akan membuat diri kita sebagai orang yang diperalat. Padahal, jika kita mau memberi sedikit saja waktu untuk memastikan kondisi yang sebenarnya, mungkin kita tidak perlu terjebak di sana.
Sebab itu, sebelum bicara, bolehlahbasahi dulu bibir kita. Maknanya, beri waktu untuk otak kita berpikir sebelum lidah mulai meluncurkan kata demi kata. Semoga.(tian43a)

Pertunangan antara Selina dan Jen di Batalkan

Medan 
Pada saat kecelakaannya di lokasi syuting ‘I Have a Date with Spring’, tidak hanya cidera yang dialami bintang Taiwan Selina Jen yang menjadi perhatian media, begitu pula dengan tunangan yang mencintainya, Richard Chang.
Beberapa hari yang lalu, ayah Jen dan adiknya, Kristen, menerima wawancara di Shen Chun Hua Life Show.
Sang pembawa acara kemudian memberikan sebuah surat yang diam-diam ditulis Selina untuk ayahnya. "Tubuhku diberikan oleh orang tuaku, dan aku tidak berbakti karena telah melukai itu," tulis Selina, yang kata-katanya membuat semua yang hadir menangis.
Ayah Jen mengingat hari dimana ia bergegas ke Shanghai setelah kecelakaan itu.
Selain bertanya pada dokter apakah wajah Selina dan organ internalnya baik-baik saja, ia juga mengajukan pertanyaan canggung. "Apakah bagian pribadinya terbakar? Aku khawatir itu akan mempengaruhi kesuburan anak saya.
Aku berpikir tentang Richard. Untungnya cedera terburuk adalah pada kakinya.," ungkap ayah Jen.
Ketika ditanya apa yang Selina lakukan ketika dia terluka, ayah Jen menggambarkan perasaan Jen sebagai ‘luar biasa’. "Semua orang tahu bahwa ketika Anda sedang terbakar, Anda perlu untuk membilas, menenggelamkan diri (dalam air), menutupi dan mengirim (ke rumah sakit).
Sebelum Selina dikirim ke rumah sakit di Shanghai, dia dikirim ke rumah sakit kecil.
Selama empat jam dia berada di sana., dia memanggil teman untuk membantu mencari rumah sakit sebelum berjalan ke toilet bertelanjang kaki untuk membilas kakinya dengan air," kata ayah Jen.
Ketika ia ditanya tentang hubungan Selina dengan Richard, ayah Jen mengatakan setelah ia melihat betapa putrinya dibakar, ia mengatakan pada Richard bahwa ia akan setuju jika dia ingin membatalkan pertunangan pernikahan mereka.
"Richard tidak harus menerima semua ini, tapi ternyata dia menerimanya.
Aku sekarang percaya putriku telah menemukan seseorang yang akan akan merawatnya seumur hidup. Mereka akan bersama-sama sampai mereka tua," ujar ayah Jen.
Dia menambahkan bahwa tanggal pernikahan akan diserahkan pada pasangan.
Namun, tidak akan menyimpang terlalu jauh dari tanggal sebenarnya, yaitu 1 April. Dilaporkan bahwa Richard ingin menjaga tanggal pernikahan dan membereskan semuanya dengan cepat. Ayah Jen juga merasa bahwa itu akan menjadi dorongan terbesar untuk Selina.
Pulang
Belum lama ini juga diumumkan personil S.H.E itu akan menggelar konferensi pers untuk mengucapkan terima kasih kepada media, teman-teman dan penggemar pribadi.
Sejak kecelakaan terjadi, ayah Selina Jen terus menerus memperbarui akun Weibo milik Selina, menginformasikan kepada masyarakat tentang terapi dan perkembangan hasil pengobatan putrinya.
Namun, banyak mencurigai cedera wajah Selina sangat serius setelah membaca sebuah entri di blok Matilda Tao.
Entri pembaga acara The One Million Star berjudul "Apakah memang benar dia?" dan menggambarkan kaki Selina seperti memiliki "bercak merah dan kuning" dan bertanya "Ada apa di balik dengan warna coklat hitam hangus".
Ketika wartawan mencari klarifikasi dari HIM Internasional, mereka menyatakan sedang mengkonfirmasikan proses konferensi media dan Selina akan tampil dengan sedikit tata rias.
Selina memutuskan menggelar konferensi bukan hanya ingin mengucapkan terima kasih, tetapi juga meminta media untuk tidak membuntuti saat dia kembali ke rumah merayakan Imlek atau Tahun Baru China dan mengingatkan mereka bahwa dia butuh istirahat di lingkungan yang tenang. (tian43a)

MERAYAKN KE GEMBIRAAN DENGAN NAIK BECAK BERIRINGIRINGAN KELILING KOTA YOGYAKARTA

Yogyakarta
Kebiasaan atau sebahagian mahasiswa
pada saat ini kalaw sudah selesai wisuda
pasti poto poto sama keluarga atau sama sanak saudaranya .
kalau di yogyakarta beda ,
Puluhan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UPN "Veteran"
Yogyakarta
merayakan wisuda
dengan berkonvoi menggunakan becak, saat melintasi
 Jalan Babarsari,
Depok, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (22/1).
Berbagai cara dilakukan untuk mengekspresikan
kegembiraan dan kebersamaan  dalam
merayakan kelulusan setelah menyelesaikan pendidikan
 di Universitas. (tian43a)

Jumat, 21 Januari 2011

DPRD Tunda Rapat dengan Pemkab Tapteng dan PT Nauli Sawit

Medan, 
Komisi A, DPRD Sumatera Utara terpaksa menunda rapat dengar pendapat dengan Pemkab Tapteng, PT Nauli Sawit, Polres Tapteng  menyusul LSM yang melaporkan dugaan pelanggaran HAM tidak hadir, Selasa ( 18/1). Sebelum rapat ditunda, Ketua Komisi A, DPRD Sumatera Utara Hasbullah Hadi menegaskan terkait dugaan pelanggaran HAM itu, yang mengadu ke DPRD Sumatera Utara bukan si Salomo dan Nardi. Ada LSM yang mengadu ke DPRD Sumatera Utara. Namun LSM itu kita undang, namun tidak hadir untuk  memenuhi undangan DPRD Sumatera Utara. Kita tutup saja rapat ini dan kita tunda hingga akhir pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tapteng,"tegas Hasbullah. 

Terkait persoalan konflik tanah antara PT Nauli Sawit dengan masyarakat, Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patinegara menjelaskan pembelian lahan eks transmigrasi itu secara renteng oleh PT Nauli Sawit." Kami hanya melihat kasus pidana dari persoalan itu,"tegas Dicky. Selanjutnya Dicky menyatakan dirinya siap bekerja secara prosedural, proporsional dan profesional."Saya bekerja secara proporsional dan profesional dan sesuai dengan prosedural dan bukti-bukti." Sejauh ini, masing-masing pihak bisa memahami. Persoalan PT Nauli Sawit dengan masyarakat tinggal menunggu waktu saja agar selesai secara yuridis,"tegasnya lagi.( tian43a)  

Penambahan Lahan Perkebunan Terkendala Register


Medan
 Wakil Ketua Komisi B, DPRD Sumatera Utara Guntung Manurung menegaskan pemanfaatan lahan perkebunan di hampir semua daerah di Kabupaten/Kota menjadi permasalahan.

" Permasalahan terkait dengan register dan SK Menhut No:44,"tegas Guntung, saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Perkebunan Sumatera Utara, di gedung dewan, Senin ( 17/1). Rapat dengar pendapat di pimpin Ketua Komisi B, DPRD Sumatera Utara Bustami HS dan Sekretaris Syahrial Harahap. Hadir saat itu, Sekretaris Dinas Perkebunan Sumatera Utara M Azhar Harahah beserta Kasubid, anggota Komisi D, DPRD Sumatera Utara Tiaisyah Ritonga, Evi Diana, T Dirkhansyah, Tohonan Silalahi, Andi Arba, Borkat Tamba, Washington Pane, Sudirman Halawa dan Brilian Moktar.

Guntur menjelaskan penambahan lahan perkebunan mengurangi luas areal hutan. " Akibatnya penambahan lahan perkebunan selalu terkendala dengan  kawasan register dan SK Menhut No:44,"tandasnya. Ke depan, Guntur juga  menyarankan agar Dinas Perkebunan Sumatera Utara harus serius mengawasi peralihan fungsi lahan." Lahan sawah banyak sekali beralih fungsi menjadi lahan sawit. Hal itu disebabkan karena kurangnya irigasi,"tandasnya lagi.

Anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara Tohonan Silalahi menyoroti belum optimalnya kelembagaan petani.Tohonan mengatakan belum optimalnya kelembagaan petani, itu kesalahan Dinas Perkebunan Sumatera Utara."Dinas Perkebunan Sumatera Utara tidak optimal dan tidak mau turun ke bawah,"tegasnya.Anggota Komisi B, DPRD Sumatera Utara T Dirkhansyah menyarankan agar Dinas Perkebunan Sumatera Utara membuat rumusan-rumusan dan kebijakan yang perlu di Perdakan.( tian43a)