Entri Populer
-
Medan (berita tercepat) Untuk wanita, buah dada merupakan suatu bagian tubuh yang sangat berharga sekali, saya kira banyak wanita rasanya me...
-
Jumat, 28 Januari (beritatercepat) Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan...
-
Tersangka pencabulan ABG, Sartono (34) selain menyukai wanita juga menyukai sesama jenis khususnya anak-anak jalanan. Pelaku yang telah beri...
-
Sejumlah penumpang Air Asia tujuan Jakarta-Singapura dengan nomor penerbangan QZ 7786, tertahan di Bandara Soekarno Hatta, sejak sore tadi, ...
-
medan (berita tercepat) Lima wanita warga China dan dua lelaki tempatan yang menjadikan sebuah kelab karaoke mewah sebagai lubuk pelacuran d...
-
Medan Pemilik Harian Sinar Indonesia Baru, GM Panggabean, dinyatakan sebagai buronan kasus demo rusuh di Medan, Sumut. GM saat ini sedang s...
-
SIMALUNGUN,JAM 21.30 WIB Masdar (20) benar-benar kelewatan. Setelah mencicipi tubuh kekasihnya, An (18), warga Kampung II Pematang Bandar Ke...
-
Medan Apes benar nasib yeyen 17 tahun anak baru gede .Dalam laporanya pengaduanya yang didampingi keluarga melaporkan NS oknum C...
-
Medan Pada tanggal 2 Januari 1818, gugur figur wanita pertama Nusantara yang menentang Belanda, Christina Martha Tiahahu. Ia wafat di ata...
-
Medan - Sejumlah lokasi Usaha serta Warung Internet (warnet) di kawasan Medan sejak kemarin hingga saat ini Jumat (14/01/2011) galak dilak...
Sabtu, 09 Februari 2013
Selasa, 01 Maret 2011
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku belum tertarik membangun model bus mengangkang

jakarta - beritatercepat
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku belum tertarik dengan penawaran investor asal Cina terkait pembangunan infrastruktur bus mengangkang di Jakarta.
Menurut Asisten bidang Perekonomian Provinsi DKI Jakarta Hasan Basri Saleh, pemprov DKI tak ingin gegabah menerapkan sistem tersebut karena belum pernah ada moda transportasi massal jenis itu di Jakarta.
"Prinsip kita, kalau mau menerapkan teknologi harus yang sudah teruji, misalnya kereta api. Tidak bisa sesuatu yang baru diuji langsung diadopsi begitu saja," ujar Hasan.
Sebagai salah satu negara termacet di dunia, Cina saat ini tengah mengembangkan konsep bus mengangkang sebagai salah satu solusi kemacetan. Sistem ini akan dikaji hingga matang sebelum diterapkan di Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta wajib menggelar studi kelayakan untuk memperoleh kesepahaman bahwa teknologi bus mengangkang layak diaplikasikan di jalanan ibukota.
"Paparan baru dilakukan beberapa minggu lalu dan nanti baru dilihat. Bukan berarti Pemprov tidak berminat, hanya belum saja," tuturnya.
Perusahaan yang menawarkan konsep tersebut adalah Shenzhen Huashi Future, sebuah perusahaan parkir di China yang menyebut bus ngangkang dengan istilah Three Dimensional Fast Bus. Dalam konsepnya bus ngangkang ini memiliki kolong dengan tinggi 4,5 meter, dilengkapi roda yang ditempatkan di kedua sisi jalan raya.
Dengan kondisi fisik seperti ini, bagian bawah bus ngangkang bisa dilalui kendaraan lain sehingga tidak menganggu lalu lintas di bawahnya. Pembangunan infrastruktur bus mengangkang mulai dilakukan Shenzhen Huashi Future akhir tahun lalu di kabupaten Mentougou, Beijing.
Menurut Shenzhen Huashi Future, pembangunan infrastruktur bus ini akan memakan waktu satu tahun dan taksiran biayanya mencapai 500 juta yuan atau US$ 73 juta.
China membuat terobosan untuk mengurangi kemacetaan sekaligus polusi udara. Caranya, membangun sistem transportasi umum yang futuristik. Bagaimana model bus tersebut(tian43a)
Senin, 28 Februari 2011
Walikota Medan Lantik 36 Pejabat Struktural

medan - Beritatercepat
Walikota Medan,Drs Rahudman Harahap,MM melantik 36 pejabat struktural di jajaran Pemko Medan,Jumat ( 18/2 )di ruang rapat III Balai Kota Medan.Pelantikan di hadiri Wakil Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin S,Msi beserta unsur Muspida Kota Medan dan sejumlah pimpinan SLPD jajaran Kota Medan.36 pejabat yang di lantik berdasarkan SK Walikota Medan nomor ;821.2/150.K tanggal 17 Februari 2011,tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat structural di lingkungan Pemerintah Kota Medan yang terdiri dari 24 pejabat eselon II,11 pejabat eselon III dan 1 orang pejabat eselon I. Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM meminta kepada para pejabat yang baru di lantik ,di samping melaksanakan tugas-tugas dan funhdi yang harus di selenggarakan agar tidak terjebak ke dalam aktivitas-aktivitas yang bukan menjadi wilayah kerjanya.” Fokuskan semua perhatian untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang di amanahkan secara optimal,” tegas Rahudman Selain itu,lanjut Walikota Medan dalam melaksanakan tugasnya dengan integritas dan loyalitas yang bulat,utuh dan tidak terpecah-pecah,lebih penting lagi jangan beretorika atau banyak cakap,tetapi harus mampu menjabarkan dan mengoperasionalkan seluruh kebijakan yang telah di gariskan dengan rentang kendali yang tidak terputus dan sistematik.Tantangan tugas penyelenggaraan Pemerintah dan pembangunan Kota Medan pada masa yang mendatang tentunya tidak ringan, tetapi butuh perhatian ekstra keras, keteguhan hati serta berkomitmen menyelenggarakan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati serta ikhlas. “ Di bawah kordinasi saudara,saya minta agar semua sub system dan simpul-simpul pelayanan umum yang saudara kelola di tingkat SKPD dapat bekerja dngan baik dan optimal sehingga terwujudnya pemerintahan yang efesien, efektif, dan akuntabel,” ujar Rahudman. 24 pejabat eselon II yang di lantik adalah ,Ir.Arif S Trinugroho menjadi Asisten Ekbang,Drs Musaddad menjadi Asisten Kesos,H.Damikrot S Sos menjadi Kaban Pemberdayaan Masyarakat, Drs Vuko Redward W Bakkara menjadi Kaban Kesbang Linmas,Lahum SH menjadi Kaban penelitian dan Pengembangan,Drs Parluhutan menjadi Kepala BKD,Rismaria Hutabarat menjadi Kaban Penanaman Modal . Selanjutnya, Drs Zulkarnaen menjadi Kepala Bappeda,Drs Kriswan menjadi Kepala Satpol PP, Drs Darussalam Pohan menjadi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Drs Busral Manan menjadi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata,H.Erwin ,SH menjadi Kadis Pertamanan, Syahrizal Arif SE menjadi Kadis Perindag, Drs Farid Wajedi menjadi Inspektur Kota Medan, H.Pardamean Siregar SH menjadi Kadis Kebersihan. Ir.Qamarul Fattah menjadi Kadis Koperasi dan UMKM,Ir.Zulkifli menjadi Kadis Komunikasi dan Informasi,Drs Marihaot Tampubolon menjadi Kadis P2K,Drs Hanas Hasibuan menjadi Kadis pora, Syarif Armansyah Lubis SH menjadi Kadis Perhubungan,Abdul Muluk Dalimunthe SH menjadi Kaban Pemberdayaan Perempuan dan KB,Drs OK Zulfi menjadi Sekwan DPRD,Drs Abu Hanifah Batubara menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Keuangan dan Ir.Sampurno Pohan menjadi Kadis Kebersihan. Adapun 11 pejabat eselon III adalah, Pahri,SSos menjadi Camat Medan Sunggal,Drs.Aidal Fitra menjadi Camat Medan Area, Dra.Edliaty menjadi camat Medan Amplas,Budi Hariono,SSTP menjadi Camat Medan Perjuangan,Drs.Edi Mulia Matondang menjadi Camat Medan denai.Sulaiman Harahap,SH menjadi Kabag Administrasi Kemasyarakatan Selanjutnya, Mhd.Sofyan,SSos menjadi Kabag Tata Pemerintahan,Mhd.Husni,SE menjadi Kabag Perlengkapan dan Asset,Ir. Ikhsar Risyad Marbun menjadi Kabag Administrasi Pembangunan, Ikhwan Habibi Daulay menjadi Kabag Hukum dan A.Guntur menjadi Kepala Kantor Sandi. Sedangkan 1 orang pejabat eselon IV adalah Sumiadi,SS menjadi Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Umum Setda Kota Medan.(tian43a)
Kepling IX Kutip Uang Kepada Masyarakat Untuk Mengurus Kartu Raskin Sei Mati
medan - beritatercepat
Kepala Lingkungan yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat di lingkungannnya kini telah ternoda dengan ulah oknum Kepala Lingkungan IX ( Kompleks Gabion ) Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan yang bernama Samsuddin Marpaung. Masyarakat Lingkungan IX ( Kompleks Gabion) Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan resah dengan ulah Kepala Lingkungan IX yang mengutip uang sebanyak Rp. 5000 untuk pengurusan kartu raskin yang di keluarkan oleh Pemerintah..
Salah seorang warga yang tidak bersedia di sebutkan namanya mengatakan kalau biaya Rp.5000 yang di minta oleh oknum Kepala Lingkungan IX,Samsuddin Marpaung tidak di penuhi,maka warga tersebut tidak akan mendapat kartu untuk mengambil raskin.”Raskin adalah hak kami sebagai masyarakat miskin.Kenapa kami masyarakat yang miskin ini di persulit dengan kutipan yang di lakukan oleh oknum Kepling tersebut?”tanyanya. Kami harap kepada Walikota Medan,Rahudman Harahap untuk segera menindak oknum Kepling yang mengutip biaya pengurusan kartu raskin bagi kami,pinta salah seorang warga.
Ketika wartawan ini mencoba mengkonfirmasikan kepada oknum Kepala Lingkungan IX,Samsuddin Marpaung melalui hp miliknya,sama sekali tidak di angkat oleh oknum Kepala Lingkungan IX tersebut (tian43a)
Kepala Lingkungan yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat di lingkungannnya kini telah ternoda dengan ulah oknum Kepala Lingkungan IX ( Kompleks Gabion ) Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan yang bernama Samsuddin Marpaung. Masyarakat Lingkungan IX ( Kompleks Gabion) Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan resah dengan ulah Kepala Lingkungan IX yang mengutip uang sebanyak Rp. 5000 untuk pengurusan kartu raskin yang di keluarkan oleh Pemerintah..
Salah seorang warga yang tidak bersedia di sebutkan namanya mengatakan kalau biaya Rp.5000 yang di minta oleh oknum Kepala Lingkungan IX,Samsuddin Marpaung tidak di penuhi,maka warga tersebut tidak akan mendapat kartu untuk mengambil raskin.”Raskin adalah hak kami sebagai masyarakat miskin.Kenapa kami masyarakat yang miskin ini di persulit dengan kutipan yang di lakukan oleh oknum Kepling tersebut?”tanyanya. Kami harap kepada Walikota Medan,Rahudman Harahap untuk segera menindak oknum Kepling yang mengutip biaya pengurusan kartu raskin bagi kami,pinta salah seorang warga.
Ketika wartawan ini mencoba mengkonfirmasikan kepada oknum Kepala Lingkungan IX,Samsuddin Marpaung melalui hp miliknya,sama sekali tidak di angkat oleh oknum Kepala Lingkungan IX tersebut (tian43a)
Inang inang dari Batam menjual barang Monja dari Batam di Medan
Pelabuhan Belawan, Berita tercepat
Untuk membiayai kehidupan anak-anaknya, mencari uang di kampung orang dengan cara halal merupakan pekerjaan yang mulia dilakukan para inang-inang dari Sumatera Utara yang bermukim di Batam. Walau diseberang sana tinggal anak dan suami, hal itu tak mengurangi niat para inang-inang tersebut untuk berjuang dan berpacu mencari rupiah walau nyawa menjadi taruhannya. Sebagaimana setiap minggu malam dengan menggunakan transportasi jasa KM Kelud para inang-inang dari Batam dengan tujuan Medan turun di Pelabuhan Belawan tak tanggung-tanggung para inang-inang ini membawa barang dagangannya. Apakah barang dagangan para inang-inang tersebut dilengkapi dokumen hanya mereka dan pihak Bea Cukailah yang tahu. Namun menurut pengamatan wartawan SwaraPrananta dilapangan, di kuatirkan jika barang- barang tersebut tidak semuanya dilengkapi dokumen. Terlepas dari situ, yang pasti para inang-inang dari Batam yang menggunakan transportasi jasa KM Kelud yang baru tiba dan menginjakkan k akinya di Pelabuhan Belawan sangat di kagumi, karena demi mencari nafkah para inang-inang tersebut nekat menyebrangi lautan demi mebiayai anak-anaknya. Ana Boru Silaban salah seorang inang-inang yang dikonfermasi wartawan SwaraPrananta, Minggu (20/02) di Pelabuhan Belawan tentang keberaniannya berangkat dari Batam dengan cara bedagang mengatakan, “Apapun dihadapi demi membiayai anak-anak kami sekolah,” ujar Ana Boru Silaban. Ana Boru Silaban yang diwawancarai di salah satu warung nasi milik Ratna di pelabuhan tersebut sedikit mengeluh. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukannya bersama para inang-inang lain bertujuan untuk masyarakat banyak. “Ternyata masih ada orang yang memberi isu bahwa kami membawa barang yang tidak jelas. Isu tersebut mengatakan kami membawa barang Monja yang sudah dilarang pemerintah masuk ke pelabuhan. Padahal tidak ada, karena dari Batam ke Belawan seluruh barang kami sudah di periksa oleh Bea Cukai Batam dan termasuk dokumennya,” jelasnya. Walau pun begitu kata Ana Boru Silaban, biar ada isu-isu tentang mereka. Mereka tidak mudah putus asa untuk mencari nafkah demi anak. ” Apa pun yang terjadi kami tetap berjuang untuk membiayai anak kami sekolah supaya mereka menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara,” jelas Ana Boru Silaban. (tian43a)
Untuk membiayai kehidupan anak-anaknya, mencari uang di kampung orang dengan cara halal merupakan pekerjaan yang mulia dilakukan para inang-inang dari Sumatera Utara yang bermukim di Batam. Walau diseberang sana tinggal anak dan suami, hal itu tak mengurangi niat para inang-inang tersebut untuk berjuang dan berpacu mencari rupiah walau nyawa menjadi taruhannya. Sebagaimana setiap minggu malam dengan menggunakan transportasi jasa KM Kelud para inang-inang dari Batam dengan tujuan Medan turun di Pelabuhan Belawan tak tanggung-tanggung para inang-inang ini membawa barang dagangannya. Apakah barang dagangan para inang-inang tersebut dilengkapi dokumen hanya mereka dan pihak Bea Cukailah yang tahu. Namun menurut pengamatan wartawan SwaraPrananta dilapangan, di kuatirkan jika barang- barang tersebut tidak semuanya dilengkapi dokumen. Terlepas dari situ, yang pasti para inang-inang dari Batam yang menggunakan transportasi jasa KM Kelud yang baru tiba dan menginjakkan k akinya di Pelabuhan Belawan sangat di kagumi, karena demi mencari nafkah para inang-inang tersebut nekat menyebrangi lautan demi mebiayai anak-anaknya. Ana Boru Silaban salah seorang inang-inang yang dikonfermasi wartawan SwaraPrananta, Minggu (20/02) di Pelabuhan Belawan tentang keberaniannya berangkat dari Batam dengan cara bedagang mengatakan, “Apapun dihadapi demi membiayai anak-anak kami sekolah,” ujar Ana Boru Silaban. Ana Boru Silaban yang diwawancarai di salah satu warung nasi milik Ratna di pelabuhan tersebut sedikit mengeluh. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukannya bersama para inang-inang lain bertujuan untuk masyarakat banyak. “Ternyata masih ada orang yang memberi isu bahwa kami membawa barang yang tidak jelas. Isu tersebut mengatakan kami membawa barang Monja yang sudah dilarang pemerintah masuk ke pelabuhan. Padahal tidak ada, karena dari Batam ke Belawan seluruh barang kami sudah di periksa oleh Bea Cukai Batam dan termasuk dokumennya,” jelasnya. Walau pun begitu kata Ana Boru Silaban, biar ada isu-isu tentang mereka. Mereka tidak mudah putus asa untuk mencari nafkah demi anak. ” Apa pun yang terjadi kami tetap berjuang untuk membiayai anak kami sekolah supaya mereka menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara,” jelas Ana Boru Silaban. (tian43a)
Rabu, 16 Februari 2011
FPI Serukan Gulingkan SBY

jakarta - beritatercepat
Front Pembela Islam (FPI) kembali mengancam menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ancaman itu disuarakan langsung oleh Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Shihab, pada saat ceramah acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, Senin malam, 14 Februari 2011.
Sebelumnya, ancaman serupa sempat dilontarkan oleh Ketua Bidang Advokasi FPI Munarman. Dia menyatakan akan 'mem-Ben Ali-kan' SBY. Ben Ali adalah Presiden Tunisia yang digulingkan oleh massa rakyat.
Rizieq memprotes instruksi presiden kepada aparat penegak hukum untuk tidak segan-segan membubarkan organisasi kemasyarakatan yang kerap melakukan aksi anarkis, dan terbukti melanggar hukum. Pernyataan itu dilontarkan Presiden pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2011 lalu.
"Andaikata ada ormas Islam yang dibubarkan SBY dengan cara-cara keji, dengan cara biadab, dengan cara curang, dengan cara kejam, maka saya akan ajak umat Islam di manapun berada: kita gulingkan SBY," ujar Rizieq. [Lihat video seruan itu di sini]
Rizieq juga mengatakan jika SBY menilai mereka yang menyerukan revolusi sama dengan makar, maka menurut dia dulu SBY juga berbuat makar terhadap pemerintahan Gus Dur. "SBY saat Gus Dur presiden, mengundurkan diri sebagai menteri, dan bergabung untuk menggulingkan Gus Dur. Berarti SBY melakukan makar," ujar Rizieq.
Pernyataan Rizieq itu ditanggapi datar oleh Partai Demokrat, partai pendukung SBY. Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, mungkin sebagai ancaman itu hal serius. “Tapi bagi saya bukan serius secara politik”, ujar Anas, usai menghadiri Dies Natalis ke-64 Himpunan Mahasiswa Islam, di Menara Bidakara, Selasa malam, 15 Februari 2011.
Anas menegaskan dalam tata negara ada aturan yang harus dipenuhi. "Gulingkan presiden bagaimana caranya itu?", dia balik bertanya. Salah satu aturan demokrasi yang harus dipenuhi, kata Anas, adalah sirkulasi kepemimpinan secara berkala melalui mekanisme pemilihan umum.
Itu sebabnya, Anas yakin, keinginan penggulingan Presiden itu tak disambut baik oleh rakyat. Dia menilai saat ini tak ada urgensinya menurunkan presiden, terlebih seruan dari FPI. "Tidak ada setrumnya itu," ujarnya datar.
Apakah seruan itu bisa digolongkan sebagai makar? Pakar hukum pidana Universitas Indonesia, Rudy Satriyo mengatakan, seruan FPI itu masih jauh dari definisi makar. "Itu hanya statemen, tidak sampai. Penggulingan kekuasaan harus ada senjata, massa. Masih jauh," ujar dia kepada timredaksi kami, Selasa 15 Februari 2011 malam.
Apa yang diucapkan FPI, baik Rizieq maupun Munarman, juga belum bisa diperkarakan. "Karena hal itu belum menimbulkan suatu akibat."
Rudy Satriyo menyarankan pemerintah berdialog, dengan memanggil FPI soal ancaman itu. "Panggil saja FPI. Yang juga perlu dicermati adalah, apa penyebab FPI mengeluarkan statemen itu, jangan hanya akibatnya saja," tambah Rudy.
Ketua DPD FPI Jakarta, Habib Salim Umar Alatas punya pandangan lain soal seruan penggulingan SBY oleh Habib Rizieq itu. Dia mengatakan apa yang diserukan Rizieq dan Munarman bukan berarti FPI ingin makar. "Bukannya makar, itu hanya memberikan teguran bagi pemerintah," kata dia saat dihubungi VIVAnews, Selasa 15 Februari 2011 malam.
Pernyataan Rizieq, dia menambahkan, terkait instruksi Presiden kepada aparat penegak hukum untuk tak segan-segan membubarkan organisasi kemasyarakatan yang kerap melakukan aksi anarkis, dan terbukti melanggar hukum.
Kata Salim, FPI akan membela ormas Islam manapun yang dibubarkan pemerintah. FPI juga tak mau dikait-kaitkan dengan dua insiden kekerasan terkait keyakinan di Pandeglang dan Temanggung. "Kapolri saja bilang ormas tak terlibat," kata dia.
Sikap FPI, tambah Salim, akan berbalik jika pemerintah membubarkan Ahmadiyah. "Kalau Ahmadiyah dibubarkan tak mungkin akan menggulingkan presiden," kata dia. "Kalau presiden keluarkan Kepres Ahmadiyah, FPI akan bela SBY jika ada yang ingin menggulingkan."
Sebelumnya, pernyataan FPI itu sempat ditanggapi oleh Presiden SBY. Dalam wawancara dengan stasiun televisi yang ada di Indonesia beberapa hari lalu, Presiden menegaskan, "Tidak semudah itu lantas Indonesia pasti akan menjadi Mesir. Termasuk yang mengancam saya, 'awas Indonesia kita Mesirkan!' Jangan ancam-mengancam lah. Kondisinya berbeda," ujar Presiden SBY. (tian43a)
Gara gara cuaca Dan berkabut Lion Air Tergelincir di Bandara Pekanbaru

Pekanbaru - berita tercepat
Pesawat Lion Air kembali tergelincir di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Selasa (15/2) petang. Pesawat dengan kode penerbangan JT 0295 itu terbang dari Medan, Sumatra Utara. Insiden ini terjadi pukul 17.45 WIB dan seluruh penumpang dikabarkan selamat. Pihak Angkasa Pura II gagal mengevakuasi pesawat Lion Air Boeing 767 900 IR yang keluar pacu jalur di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, semalam. Roda pesawat yang ambles ke dalam tanah membuat pesawat tidak dimungkinkan ditarik ke landasan pacu untuk dibawa ke parkir. Evakuasi dilanjutkan Rabu pagi 16 Februari 2011.
Kepala Divisi Yan Operasional Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Joko Sudarianto, menjelaskan, evakuasi harus dilakukan dengan cara mengangkat pesawat. "Kalau ditarik nggak bisa, karena bannya terbenam. Jadi harus diangkat," ujarnya, Selasa 15 Februari 2011 malam. Sebelum pesawat berhasil dievakuasi, bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ditutup untuk sementara.
"Rencananya alat untuk mengangkat pesawat tersebut akan didatangkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat khusus," katanya.
Ia menjelaskan, pesawat keluar dari ujung paju jalur sekitar 50 meter. "Namun tidak ada terjadi kerusakan serius pada pesawat," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air dari Medan tujuan Pekanbaru yang membawa 213 penumpang tergelincir hingga keluar jalur sekitar pukul 17:55 WIB. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pendaratan pesawat yang sudah terlanjur terbang dialihkan ke Medan dan Batam. Sementara untuk penerbangan keluar Pekanbaru terpaksa dibatalkan. Setidaknya tadi malam lima penerbangan tidak jadi berangkat
Posisi pesawat terpuruk di ujung area over run landas pacu. Posisi pesawat melintang serta tiga rodanya keluar jalur dan ambles ke tanah. Dugaan sementara, insiden tersebut terjadi akibat cuaca buruk saat pesawat mencoba mendarat.
Menurut Gunawan Sidabalok, penumpang pesawat, sebelum kejadian, cuaca sangat buruk karena turun hujan deras disertai petir. Namun, ia menyayangkan kru kabin Lion Air tidak memberi peringatan dan terkesan kurang tanggap untuk menenangkan penumpang yang panik. "Penumpang semuanya histeris karena pesawat miring seperti mau terpelintir dan berhenti tidak normal," kata Gunawan.
Akibat kejadian tersebut otoritas bandara menutup aktivitas penerbangan mengingat hingga kini pesawat belum juga dipindahkan dari landas pacu. Empat penerbangan terpaksa ditunda hingga batas waktu tak pasti dan menyebabkan ratusan penumpang menumpuk di ruang tunggu.
Kemarin malam, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan 0392 dari Jakarta juga tergelincir di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Dugaan sementara, pesawat tergelincir akibat cuaca buruk. Sebab, hujan deras disertai angin kencang melanda Pekanbaru, pada saat insiden terjadi.Kabut asap akibat kebakaran hutan di Riau dan sebagian Labuhan Batu, Sumatra Utara, mulai mengganggu aktivitas warga. Selain itu, aktivitas penerbagan di Bandara Polonia, Medan, juga berpengaruh.
Dari pengamatan timredaksi kami , lampu di landasan pacu atau runway Bandara Polonia yang terletak di Kelurahan Titi Rantai, Medan Baru, terus dinyalakan sejak Senin kemarin hingga Selasa (15/2). Hal ini agar memudahkan pesawat untuk terbang dan mendarat.
Kabut asap yang menghiasi udara Kota Medan memang sangat pekat. Ini membuat pengguna Jalan Sisingamangaraja Kota Medan terganggu. Jarak pandang mereka semakin pendek. Untuk mengantsipasi hal tersebut, sejumlah pengendara mulai menyalakan lampu kendaraan untuk memecah kabut asap.
Berdasarkan data BMKG, hingga saat ini kebakaran hutan yang melanda Riau dan Sumut terus meluas. Bahkan jumlah titik api yang terdeteksi tercatat sudah mencapai puluhan. Pembukaan lahan baru dengan melakukan pembakaran diduga menjadi pemicu terus terulangnya kebakaran hutan (tian43a)

jakartra - beritatercepat
Meski tinggal terpisah dengan komunikasi yang terbatas, terhukum 3,5 tahun kasus video porno, Nazriel Irham atau Ariel tetap berkomitmen menjaga hubungan dengan Luna Maya . Hal itulah salah satu yang disampaikan Ariel pada timredaksi kami hari jumat saat menunggu persidangan .
"Sejauh ini kita tetap jalan, dan mudah-mudahan sampai nanti. Memang ada beberapa rencana kita yang mesti ditunda, jadi sebelum ini kita juga punya rencana sendiri. Kita berdua juga punya rencana, tapi ternyata harus ada masalah yang merintangi, dijalanin dulu. Ya mudah-mudahan apa yang kita rencanakan mungkin tetap berjalan lah," ungkap Ariel dengan ekspresi dan suara yang tenang.
Saat dipertegas soal rencana yang dimaksud di atas, Ariel tersenyum dan berusaha menahan bicaranya. "Ya rencana," tegasnya sambil tertawa seolah berat memberikan jawaban.
Anastasya pun mendesak, apakah rencana yang dimaksud mau menikah, Ariel pun mengiyakan. "Ya, kira-kira gitulah, ya tapi kan nggak perlu digembar-geborkan sebenarnya," tegasnya tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.
Di akhir wawancara, Ariel pun diberikan kesempatan untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sahabat Peterpan yang telah membantu dan mensupport selama awal kasusnya ditangani hingga vonis pengadilan.
"Oh ya terima kasih Sahabat Peterpan, terus..bukan hanya Sahabat Peterpan saja ya, sejauh ini ada yang bela-belain juga datang ke sini dari jauh-jauh, dan banyak juga yang ngasih doa, banyak yang ngirim surat, suratnya terima kasih banyak. Buat keluarga terutama, apalagi doanya, dukungan moral. Terlalu banyak orang yang mesti saya kasih ucapan terima kasih. Saya bilang terima kasih buat semuanya yang pernah bersentuhan dengan saya terima kasih banyak," pungkasnya. (tian43a)
Senin, 14 Februari 2011
Diangkut Mobil Lapis Baja, Ba’asyir Protes

jakarta - beritatercepat
Abu Bakar Ba'asyir, terdakwa kasus terorisme, protes keras. Sebab, setiap akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dia selalu diangkut menggunakan kendaraan lapis baja jenis Barracuda.
Protes Ba’asyir ini disampaikan melalui Direktur Media Center Jemaah Ansharut Tauhid (JAT), Son Hadi, kepada wartawan menjelang sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum terhadap Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang diagendakan berlangsung pagi ini, Senin, 14 Februari 2011, pukul 09.00 WIB. Ba’asyir merupakan pimpinan JAT.
Menurut Son Hadi, penggunaan kendaraan lapis baja untuk antar jemput Ba’asyir terlalu berlebihan. Seharusnya, menurut dia, Ba'asyir cukup memakai mobil kejaksaan, mengingat pengasuh pesantren Al Mukmin Ngruki, Jawa Tengah ini berstatus tahanan kejaksaan.
"Ustad Abu nggak bakal lari kok," kata Son Hadi. “Makanya beliau protes keras.”
Son Hadi mengetahui kalau penggunaan kendaraan lapis baja itu demi terpenuhinya faktor keamanan. Meski demikian, dia tetap sulit memahami alasan penggunaan Barracuda itu. “Masalahnya, kendaraan itu (Barracuda) tinggi. Jadi, beliau kesusahan (menaikinya)," ujarnya. (tian43a)
Menggelandang di Saudi, 306 WNI Dipulangkan Proses ini bisa cukup lama

jakarta - beritatercepat
Pemerintah Indonesia hari ini memulangkan lebih dari 300 warga negara Indonesia (WNI) penghuni kolong jembatan di Jeddah, Arab Saudi. Kebanyakan dari mereka tersangkut masalah hukum karena izin tinggal sudah habis.
Menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri, 306 WNI akan mendarat siang ini di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Mereka terdiri atas 241 tenaga kerja wanita (TKW), 27 anak-anak, dan 38 bayi.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Kusuma Habir, mengatakan bahwa ini adalah langkah pertama untuk mengurangi jumlah WNI yang tinggal di kolong jembatan.
Kusuma tidak mengungkapkan berapa banyak WNI yang menggelandang di kolong jembatan. Namun, menurut dia, proses pemulangan seluruh WNI bisa memakan waktu cukup lama, karena mereka terus saja berdatangan ke kolong jembatan.
“Saat ini, kami sedang berkonsultasi dengan Kerajaan Arab Saudi untuk mendapatkan solusi yang tuntas mengenai permasalahan ini. Sementara ini, kami berusaha memulangkan mereka satu per satu,” ujar Kusuma saat dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Senin 14 Februari 2011 .
Solusi yang dimaksud, Kusuma menjelaskan, adalah upaya untuk menanggulangi dan mencegah para WNI kembali menghuni kolong jembatan di Arab Saudi. Gelombang kedua pemulangan WNI direncanakan pada Kamis, 17 Februari 2011.
Berdasarkan laporan dari Kemlu, para TKW tersebut adalah para overstayer atau yang telah habis izin tinggalnya di negara tersebut, namun tidak memperpanjangnya. Para TKI kebanyakan adalah para pelarian dari rumah majikannya karena beberapa hal, kemudian mereka sengaja berkumpul di kolong jembatan Jeddah untuk dipulangkan.
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang lari dari majikan antara lain disebabkan tidak betah bekerja karena alasan tidak cocok, beban kerja yang cukup berat, gaji tidak dibayar atau mendapat perlakuan yang tidak baik seperti pelecehan, penganiayaan dan lain sebagainya.
Sindikat kriminal juga berperan dalam mempengaruhi para TKI yang bekerja secara prosedural dengan mengiming-imingi gaji lebih besar. Mereka akhirnya berpindah majikan tanpa menyadari risiko status keimigrasian yang sangat merugikan TKI tersebut.
Para sindikat ini juga mengincar para eks jemaah umroh yang kemudian bekerja secara ilegal. “Di antara WNI yang overstayers tersebut, 20 persen merupakan eks jemaah umroh yang bekerja secara ilegal,” demikian pernyataan Kemlu. (tian43a)
Soal Pembubaran Ormas, FPI Ancam Presiden?

jakarta - beritatercepat
Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar aparat penegak hukum tidak segan-segan membubarkan organisasi masyarakat yang melanggar hukum berbuntut panjang.
Pada saat peringatan Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2011, Presiden SBY menyatakan, "Kepada kelompok yang terbukti melanggar hukum, melakukan kekerasan, dan meresahkan masyarakat, kepada para penegak hukum agar dicarikan jalan yang sah dan legal, untuk, jika perlu, membubarkan."
Menanggapi pernyataan SBY itu, Kepala Bidang Advokasi yang sekaligus juga Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menegaskan bahwa akar permasalahan bukanlah karena keberadaan ormas melainkan sikap pemerintah terhadap jemaah Ahmadiyah yang melanggar undang-undang.
Munarman pun menegaskan jika isu pembubaran ormas terus dihembuskan Presiden, maka umat dan ormas Islam siap mem-Ben Ali-kan [Presiden Tunisia] Presiden. "Karena ternyata dia lebih memilih berada di pihak yang batil," tandasnya.
Menurut dia, insiden Cikeusik, Pandeglang, Banten, merupakan skenario Ahmadiyah untuk mengkambinghitamkan organisasi massa.
Presiden SBY pun menanggapi serius ancaman tersebut. Dalam wawancara dengan stasiun televisi SCTV, Presiden SBY menegaskan, "Tidak semudah itu lantas Indonesia pasti akan menjadi [seperti] Mesir. Termasuk yang mengancam saya, awas Indonesia kita Mesirkan! Jangan ancam-mengancam lah. Dan kondisinya berbeda."
Partai Demokrat pun bereaksi keras. "Negara tidak akan tunduk pada ancaman. Silakan polisi mengambil langkah hukum, baik preventif ataupun represif," kata Wakil Sekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, saat dihubungi VIVAnews.com. "Kalau negara tunduk pada ormas, di mana wibawa negara?"
Anggota Komisi I DPR itu mengatakan, bila benar terbukti ada ancaman yang membahayakan negara dan masyarakat seperti tindakan subversif atau makar, maka polisi tidak boleh ragu menegakkan hukum. "Saya harap polisi tidak ragu-ragu. Jika ada perlawanan, polisi bisa minta bantuan kepada TNI, baik sektor teritorial maupun intelijen," ujar Ramadhan.
Menurutnya, apabila ancaman itu dinyatakan di depan publik secara terbuka, maka polisi jelas tidak bisa tinggal diam. Pembantu-pembantu Presiden seperti Kapolri, Menkumham, dan Mendagri juga harus bertindak cepat. "Jangan lemah dan tunduk terhadap ancaman. Ini bukan soal politik, tapi soal keamanan masyarakat," tandas Ramadhan.
Ia menambahkan, pernyataan SBY tentang perlunya pembubaran ormas anarkis, sebetulnya tidak berarti ada ormas tertentu yang serta-merta akan dibubarkan. Ramadhan mengatakan, untuk kepentingan masyarakat, UU memang membolehkan pembubaran ormas yang terus-menerus memproduksi kekerasan dan menciptakan ketidakaturan serta instabilitas. "Tapi untuk sampai ke pembubaran, harus dikaji lebih dalam lagi," tuturnya.
Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengatakan hal senada. Pernyataan Presiden soal kemungkinan pembubaran ormas yang melanggar hukum, hanya dilakukan untuk keadaan yang khusus bila fakta empiris telah tersedia.
"Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di negeri ini, baik itu dilakukan oleh organisasi atau individu. Bila terdapat tindakan yang mengakibatkan munculnya disorder (kekacauan) dan kekerasan, maka di titik itulah pemerintah akan bertindak demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Tapi, tidak dengan serta-merta," jelas Julian.
Ia mengatakan, pembubaran ormas baru akan dilakukan apabila terdapat bukti dan fakta hukum yang telah diverifikasi bahwa ormas terkait memang melakukan tindakan yang melanggar hukum. "Bisa dihentikan atau dibubarkan, tapi harus ada alasannya."
Oleh karena itu, ia meminta ormas manapun untuk tidak merasa dikambinghitamkan dalam peristiwa kekerasan beruntun pekan lalu. "Presiden [dalam pernyataannya] tidak menunjuk pada satu organisasi, tapi siapapun dan apapun entitasnya," tegasnya lagi.
***
Mengenai pembubaran ormas, pemerintah sebenarnya sudah lama memiliki peraturan organik menjalankan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. Peraturan Pemerintah ini juga mengatur pembekuan dan pembubaran organisasi massa.
Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kementerian Dalam Negeri, Mayor Jenderal (purnawirawan) Tanri Bali Lamo, menjelaskan kepada VIVAnews, bahwa ada PP Nomor 18 Tahun 1986 untuk menjalankan UU Ormas.
Tanri mengatakan, ormas-ormas itu memang dibina pemerintah. Ormas tingkat nasional dibina oleh Menteri Dalam Negeri, tingkat provinsi oleh Gubernur, kota oleh Walikota dan kabupaten oleh Bupati. "Kalau ormas mengganggu ketertiban umum, suku, ras, dan sebagainya memang dapat dibubarkan," katanya.
Aturan itu terdapat dalam pasal 18 PP tersebut. Namun, pembekuan atau pembubaran tidak bisa serta merta dilakukan. Tahap pertama, jika terjadi syarat untuk pembekuan atau pembubaran, Pemerintah mengeluarkan teguran dulu yang berlaku sampai 10 hari.
"Kalau masih tidak memperbaiki diri, nanti diberi teguran kedua yang juga 10 hari berlaku," katanya. "Kalau tidak berubah juga, dibekukan,"
Pembekuan itu didasarkan saran dari pihak terkait. Untuk Mendagri, minta pendapat Mahkamah Agung.(tian43a)
Jumat, 11 Februari 2011
PARA PEMIMPIN KRISTEN: Jutaan Umat Kristen Kecam Rencana Bakar Quran

jakarta - beritatercepat
Sebuah sekte kecil di Florida, Amerika Serikat merencanakan aksi kontroversial dan dianggap ngawur -- membakar Al Quran, kitab suci agama Islam, dalam peringatan tragedi 11 September.
Aksi itu mereka beri nama ‘international burn the Quran day' atau 'hari pembakaran Al Quran sedunia'.
Tak hanya umat muslim di dunia yang murka, para pemimpin umat Kristen, baik liberal maupun konservatif, juga mengecam rencana tersebut.
Pendeta, Dr Michael Kinnamon, sekretaris jenderal Dewan Gereja Amerika Serikat mengatakan, pihaknya kembali menegaskan sikap penentangan atas aksi itu. Kata dia, pernyataan ini mewakili jutaan warga AS yang menolak ekspresi anti-muslim yang ditunjukkan sekte itu.
Tindakan membakar Quran, tambah dia, adalah reaksi orang yang ketakutan sekaligus salah paham terhadap sifat sejati ajaran Islam yang damai.
"Kesalahpahaman dan bingung, juga ketidakmampuan untuk mencintai tetangga kita seperti yang dicontohkan Kristus, itu yang ditunjukkan sekte tersebut ketika melecehkan umat muslim dan merencanakan ‘international burn the Quran day'," kata dia, seperti dimuat situs CSmonitor, 6 September 2010.
"Tindakan penuh kebencian tersebut bukan kesaksian atas iman Kristiani," tegas Kinnamon.
Sikap senada juga ditunjukkan organisasi, National Association of Evangelicals yang berbasis di AS.
"Rencana itu...untuk membakar Al Quran pada 11 September menunjukkan sikap tidak hormat kepada tetangga muslim dan justru akan meningkatkan ketegangan antara umat Kristen dan Islam di seluruh dunia," kata organisasi itu dalam pernyataannya. "Kami menuntut rencana pembakaran itu dibatalkan."
Sementara, pendeta senior di Orlando, Florida mengatakan tindakan itu hanya akan memicu masalah.
Melawan terorisme, kata dia, bukan dengan mengobarkan kemarahan. "Melawan api dengan api hanya akan mengobarkannya. Cinta adalah air yang akan memadamkan kehancuran."
Sementara, umat muslim dunia telah bergerak, menentang dan memprotes rencana pembakaran Al Quran.
Senin lalu, ratusan warga Afghanistan berkumpul di ibukota Kabul untuk mengecam pembakaran Al Qur'an. Mereka berteriak, "Hidup Islam" dan "Matilah Amerika".
Aksi protes juga terjadi di Indonesia -- negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Salah satunya pada Sabtu, 4 September 2010 oleh ratusan orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan.
"Kami memiliki misi untuk menyelamatkan Alquran. Jika Al Quran ini betul-betul dibakar, maka kami akan marah besar," tegas Hasanuddin Rasyid, sambil mengacungkan Alquran ke udara, diiringi teriakan takbir berkali-kali.
HTI mendesak Pemerintah AS, umat Kristen termasuk di Indonesia untuk menggagalkan rencana itu. Jika pembakaran dilakukan, itu akan memancing umat Islam untuk bereaksi dan marah.
Protes juga disampaikan pemeluk agama berbeda di Indonesia. Mereka minta, pemerintah AS bertindak tegas untuk menghentikannya.
Sementara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta umat Islam di Indonesia tidak terprovokasi dengan gerakan itu.
MUI menegaskan, tidak akan mengeluarkan fatwa atau kecaman. Sebab, ekspresi kemarahan sekelompok kecil orang. MUI menyerukan perlawanan atas aksi itu dilakukan secara damai. (tian43a)
Baru permulaan Dan gencar - gencarnya Saham GARUDA jatuh , apa kata mereka di balik kepemilikan

Harga saham maskapai pelat merah itu terkoreksi Rp100 (13,33 persen) ke posisi Rp650.
jakarta - beritatercepat
Meski terkoreksi hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat 11 Februari 2011, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar, optimistis harga saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih berpeluang menguat.
Pada akhir perdagangan sesi pagi hari ini, harga saham Garuda melemah Rp110 (14,66 persen) ke posisi Rp640. Volume transaksi tercatat sebanyak 934,7 ribu lot senilai Rp291,23 miliar dengan frekuensi 7.656 kali.
Sepanjang transaksi sesi pertama, harga saham maskapai pelat merah itu diperdagangkan di level terendah Rp580 dan tertinggi Rp700 per unit.
Mustafa mengatakan, penurunan harga saham Garuda karena kondisi pasar saham yang cenderung fluktuatif. "Ini hal yang biasa," kata dia di sela pencatatan saham perdana (listing) saham Garuda di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hingga akhir perdagangan sesi pertama, broker yang mencatatkan penjualan saham terbanyak adalah PT Mandiri Sekuritas (121.850 lot), PT DBS Vickers Securities Indonesia melepas 60 ribu lot, PT Samuel Sekuritas Indonesia (55,08 ribu lot), PT Danareksa Sekuritas (50,09 ribu lot), dan PT Reliance Securities Tbk (49,75 ribu lot).
Garuda Indonesia hari ini mencatatkan sahamnya di papan utama BEI. Maskapai pelat merah itu akan mencatatkan sebanyak 22,6 miliar saham dengan harga penawaran Rp750 per unit.
Garuda dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) menawarkan 6,33 miliar saham atau sebesar 27,98 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum.
Porsi Garuda 4,4 miliar saham, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk yang memiliki saham di Garuda sebanyak 1,93 miliar unit. Dari pelepasan saham Garuda tersebut, total dana yang dapat diraup sekitar Rp4,75 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi atau joint lead underwriter adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas. Ketiga penjamin pelaksana emisi itu telah menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) untuk membeli sisa saham Garuda yang ditawarkan dan tidak habis terjual.
Namun, dalam proses IPO, hanya sekitar 52,5 persen dari saham yang ditawarkan terserap pasar. Sementara itu, sisanya sekitar 47,5 persen harus diserap penjamin pelaksana emisi.Hingga pukul 10.40 WIB pada perdagangan perdana hari ini, harga saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih tergelincir ke teritori negatif. Harga saham maskapai pelat merah itu terkoreksi Rp100 (13,33 persen) ke posisi Rp650.
Volume transaksi tercatat sebanyak 858.630 lot senilai Rp266,86 miliar dengan frekuensi 7.010 kali. Saham dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp14,7 triliun tersebut sempat ditransaksikan pada level terendah Rp580 dan tertinggi Rp700 per unit.
Berdasarkan data transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 10.45 WIB, broker PT Mandiri Sekuritas tercatat menjual saham Garuda paling banyak, yakni mencapai 121,24 ribu lot.
Selanjutnya, PT DBS Vickers Securities Indonesia melepas 60 ribu lot, PT Reliance Securities (49,35 ribu lot), PT Danareksa Sekuritas (48,46 ribu lot), PT OSK Nusadana Securities (42,61 ribu lot), dan PT Bahana Securities menjual 30,34 ribu lot.
Namun, selama transaksi, Danareksa dan Reliance juga kembali melakukan pembelian masing-masing sebanyak 66,6 ribu lot dan 38,3 ribu lot.
Terkait penjualan saham Garuda tersebut, Direktur Mandiri Sekuritas, Iman Rachman, belum dapat memberikan penjelasan. "Bisa telepon lagi, saya masih di tengah acara," kata Iman kepada VIVAnews.com di Jakarta, Jumat 11 Februari 2011.
Garuda Indonesia hari ini mencatatkan sahamnya (listing) di papan utama BEI. Maskapai pelat merah itu mencatatkan sebanyak 22,6 miliar saham dengan harga penawaran Rp750 per unit.
Garuda dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) menawarkan 6,33 miliar saham atau sebesar 27,98 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum.
Porsi Garuda 4,4 miliar saham, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk yang memiliki saham di Garuda sebanyak 1,93 miliar unit. Dari pelepasan saham Garuda tersebut, total dana yang dapat diraup sekitar Rp4,75 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi atau joint lead underwriter adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas. Ketiga penjamin pelaksana emisi itu telah menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) untuk membeli sisa saham Garuda yang ditawarkan dan tidak habis terjual.
Namun, dalam proses IPO, hanya sekitar 52,5 persen atau 3,32 miliar saham yang terserap pasar. Sementara itu, sisanya sekitar 47,5 persen atau 3,008 miliar saham harus diserap penjamin pelaksana emisi.
Berdasarkan data prospektus IPO saham Garuda, masing-masing underwriter itu memiliki porsi penjaminan sebanyak 1,74 miliar saham senilai Rp1,3 triliun atau sekitar 27,49 persen.
Paska IPO, komposisi kepemilikan saham Garuda adalah pemerintah Republik Indonesia sebesar 69,14 persen, PT Angkasa Pura II (1,78 persen), PT Angkasa Pura I (1,1 persen), dan publik (27,98 persen).
Per 30 September 2010, total pendapatan perseroan mencapai Rp12,6 triliun. Laba bersih terbukukan Rp194,8 miliar dengan total aset senilai Rp14,22 triliun.
Garuda Indonesia adalah emiten ketiga yang mencatatkan sahamnya di BEI sejak awal tahun ini. Sebelumnya, dua emiten yang telah listing di bursa efek pada Januari 2011 adalah PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) dan PT Martina Berto.Penjamin emisi PT Garuda Indonesia Tbk mengambil sisa saham yang tak terjual dalam penawaran umum perdana (IPO). Nilainya pun tak tanggung-tanggung, Rp2,25 triliun.
Dalam data di Bursa Efek Indonesia, saham yang diambil penjamin emisi mencapai 3,008 miliar saham, atau sekitar 47,5 persen dari saham yang ditawarkan. Dalam IPO ini, Garuda menawarkan 6,33 miliar saham dengan nilai Rp750. "Saham yang berhasil dipesan publik hanya 3,327 miliar," tulis data itu.
Apakah saham Garuda tak laku? Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman membantah. Menurut dia, ini sudah menjadi tugas penjamin emisi, yaitu membeli saham yang tak terjual. "Dan kami melihat prospek Garuda sangat bagus," katanya di Jakarta, Jumat 11 Februari 2011. "Kami hanya melaksanakan tugas, menyerap saham yang tak laku."
Mengenai harga saham yang turun saat perdagangan perdana, Marciano mengaku tak bisa memengaruhi pasar sekunder. "Semua dipengaruhi sentimen dan likuiditas," katanya.
Harga saham berkode GIAA ini jatuh pada perdagangan perdana. Pada menit awal, harga saham dibuka langsung turun 50 poin (-6,67 persen) menjadi Rp700 dari harga penawaran. Bahkan harga Garuda terus turun hingga Rp620 pada 3 menit pembukaan.
Berdasarkan data prospektus IPO saham Garuda, masing-masing underwriter itu memiliki porsi penjaminan sebanyak 1,74 miliar saham senilai Rp1,3 triliun atau sekitar 27,49 persen.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi atau joint lead underwriter adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas.
Pasca IPO, komposisi kepemilikan saham Garuda adalah pemerintah 69,14 persen, PT Angkasa Pura II (1,78 persen), PT Angkasa Pura I (1,1 persen), dan publik (27,98 persen).Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk jatuh pada perdagangan perdananya. Di menit awal, harga saham Garuda dibuka langsung turun 50 poin menjadi Rp700 atau turun 6,6 persen dari harga penawaran Rp750.
Pantauan VIVAnews, Jumat 11 Februari 2011, harga Garuda terus turun hingga mencapai Rp620 sesudah 3 menit pembukaan.
Maskapai pelat merah itu akan mencatatkan sebanyak 22,6 miliar saham dengan harga penawaran Rp750 per unit. Garuda dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) menawarkan 6,33 miliar saham atau sebesar 27,98 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum.
Porsi Garuda 4,4 miliar saham, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk yang memiliki saham di Garuda sebanyak 1,93 miliar unit. Dari pelepasan saham Garuda tersebut, total dana yang dapat diraup sekitar Rp4,75 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi atau joint lead underwriter adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas. Ketiga penjamin pelaksana emisi itu telah menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) untuk membeli sisa saham Garuda yang ditawarkan dan tidak habis terjual.
Berdasarkan data prospektus IPO saham Garuda, masing-masing underwriter itu memiliki porsi penjaminan sebanyak 1,74 miliar saham senilai Rp1,3 triliun atau sekitar 27,49 persen.
Paska IPO, komposisi kepemilikan saham Garuda adalah pemerintah Republik Indonesia sebesar 69,14 persen, PT Angkasa Pura II (1,78 persen), PT Angkasa Pura I (1,1 persen), dan publik (27,98 persen).
Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan serta ekspansi bisnis. Garuda berencana mendatangkan sebanyak 11 pesawat jenis Boeing 737-800 dan satu unit pesawat Airbus 2230 pada 2011. (tian43a)
Ormas makin merajalela di Indonesia , apakah tetap dipertahankan dengan alasan ke Agamaan

jakarta - beritatercepat-
Pemerintah sebenarnya sudah lama memiliki peraturan organik menjalankan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. Peraturan Pemerintah ini juga mengatur pembekuan dan pembubaran organisasi massa.
Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kementerian Dalam Negeri, Mayor Jenderal (purnawirawan) Tanri Bali Lamo, menjelaskan kepada VIVAnews, bahwa ada PP Nomor 18 Tahun 1986 untuk menjalankan UU Ormas.
Tanri mengatakan, ormas-ormas itu memang dibina pemerintah. Ormas tingkat nasional dibina oleh Menteri Dalam Negeri, tingkat provinsi oleh Gubernur, kota oleh Walikota dan kabupaten oleh Bupati. "Kalau ormas mengganggu ketertiban umum, suku, ras, dan sebagainya memang dapat dibubarkan," katanya.
Aturan itu terdapat dalam pasal 18 PP tersebut. Namun, pembekuan atau pembubaran tidak bisa serta merta dilakukan. Tahap pertama, jika terjadi syarat untuk pembekuan atau pembubaran, Pemerintah mengeluarkan teguran dulu yang berlaku sampai 10 hari.
"Kalau masih tidak memperbaiki diri, nanti diberi teguran kedua yang juga 10 hari berlaku," katanya. "Kalau tidak berubah juga, dibekukan," katanya.
Pembekuan itu didasarkan saran dari pihak terkait. Untuk Mendagri, minta pendapat Mahkamah Agung.
Karena itu, kata Tanri, Menteri Dalam Negeri dalam memberi teguran harus ada bukti kerusuhan dilakukan organisasi tersebut. Kalau tindakan orang perorang, dilakukan penindakan oleh penegak hukum.
"Jadi memang benar apa yang disampaikan Presiden," kata Tanri, "bahwa ormas bisa dibubarkan."
Berikut isi aturan Tata Cara Pembekuan dan Pembubaran:
Pasal 18:
(1) Organisasi kemasyarakatan yang melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum, dan/atau menerima bantuan pihak asing tanpa persetujuan Pemerintah Pusat dan/atau memberi bantuan kepada pihak asing yang merugikan kepentingan bangsa dan negara, dapat dibekukan kepengurusannya.
(2) Pembekuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah sesuai dengan ruang lingkup keberadaan organisasi yang bersangkutan.
Pasal 19
Kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, meliputi :
a.menyebarluaskan permusuhan antar suku, agama, ras, dan antar golongan;
b. memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa;
c.merongrong kewibawaan dan/atau mendiskreditkan Pemerintah;
d.menghambat pelaksanaan program pembangunan;
e.kegiatan lain yang dapat mengganggu stabilitas politik dan keamanan.
Pasal 20
Bantuan dari pihak asing yang harus mendapat persetujuan Pemerintah Pusat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, meliputi bantuan :
a.keuangan;
b.peralatan;
c.tenaga;
d.fasilitas.
demikian dapat kami simpulkan dari sumber yang kami dapat (tian43a)
Aksi bringas yang tidak prikemanusiaan akibat dipanasin oleh seorang dibalik layar



jakarta -beritatercepat
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menemukan indikasi kejanggalan dalam kasus kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang. Diantaranya, Komnas HAM menduga kepolisian sudah mengetahui jumlah warga yang akan menyerang jemaah.
"Kami hormati Komnas HAM yang melakukan penyelidikan kasus ini. Tapi, kepolisian itu sudah mengantisipasi bentrok sejak Kamis dan Jumat," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar saat dihubungi, Jumat 11 Februari 2011. "Bentroknya kan terjadi Minggu."
Kepolisian, kata dia, sudah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah bentrokan terjadi. Antara lain, kepolisian sudah berdialog dengan jemaah Ahmadiyah yang bertahan di sebuah rumah sebelum diserang. Namun, saat itu, jemaah menolak untuk dievakuasi.
Selain itu, sambungnya, kepolisian pun melakukan pemeriksaan internal untuk mengantisipasi ada pelanggaran prosedur yang dilakukan petugas di lapangan. "Biarkan Komnas bekerja, juga biarkan kami bekerja," kata dia. Sejauh ini, kata Boy, proses pemeriksaan aparat di Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum).
Komnas HAM berencana meminta keterangan kepolisian? "Kepolisian yang mana. Sudah kami katakan, kami pun melakukan pemeriksaan internal. Biarkan kami bekerja. Kami tetap menghargai kerja Komnas," kata dia.
Sebelumnya, Boy juga menjelaskan mengapa tak cukup banyak petugas polisi di TKP saat kejadian. "Mendatangkan aparat dalam jumlah besar tak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Masalah utamanya, lokasi kejadian jauh dari pusat kota.Arif, perekam serangan jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu 6 Februari 2011 lalu merupakan jemaah Ahmadiyah. Tetapi, mengapa selama merekam gambar Arif tidak turut diserang massa?
"Katanya dia mengaku wartawan," kata Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ridha Saleh, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Jumat 11 Februari 2011.
Karena mengaku wartawan itulah, kata Ridha, Arif tidak menjadi sasaran massa yang mengamuk. Padahal, massa yang beringas itu menyerang jemaah Ahmadiyah di dalam rumah.
Rencananya, sekitar pukul 10 pagi ini, Arif akan memberikan testimoni di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat. Arif akan sedikit memberikan penjelasan tentang kegiatan perekaman itu.
Usai memberikan testimoni di Komnas HAM, rencananya Arif akan memberikan keterangan kepada polisi. Komnas HAM sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri agar Arif membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Gambar yang dihasilkan dalam video memperlihatkan jelas kejadian sebelum penyerangan sampai aksi massa berakhir. Arif, si pengambil gambar terlihat leluasa merekam peristiwa itu dari berbagai sudut. Bahkan, di tengah kondisi yang sangat berbahaya itu, Arif berada dalam kondisi aman. Perekam video penyerangan jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu 6 Februari 2011 lalu, akhirnya diketahui. Rencananya, pagi ini, si perekam video akan sedikit memberikan penjelasan di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
"Rencananya nanti sekitar pukul 10.00 dia akan memberikan penjelasan," kata Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Jumat 11 Februari 2011.
Siapa si perekam yang sempat dicari-cari polisi itu? "Namanya Arif. Dia memang mengaku merekam," kata Ridha. Arif, kata Ridha, merupakan anggota jemaah Ahmadiyah. Arif akan memberikan keterangan di Komnas HAM atas kegiatan perekaman gambar yang dilakukan.
Komnas HAM sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri tentang kegiatan Arif yang merekam gambar penyerangan. Usai menggelar keterangan pers di Komnas HAM, Arif akan memberikan keterangan di Mabes Polri.
"Kami meminta Mabes Polri agar Arif dapat di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Tetapi, kami meminta Mabes Polri untuk menjemput Arif," ujar Ridha.
Dalam video itu terlihat, si pengambil gambar terlihat leluasa merekam peristiwa itu dari berbagai sudut. Bahkan, di tengah kondisi yang sangat berbahaya itu, si perekam berada dalam kondisi aman. Si perekam juga sudah berada di lokasi saat serangan itu berlangsung.
Soal video itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam mengatakan belum diketahui siapa pengambil dan pengunggahnya ke Internet. Dan polisi juga tidak akan memeriksa si pengunggah video itu ke internet,
"Ya tidaklah, nanti dia tidak mau upload lagi, dong," kata Anton di Mabes Polri, Kamis, 10 Februari 2011. Video itu digunakan polisi untuk menemukan pelaku kerusuhan lainnya. "Iya itu jadi bahan masukan Irwasum dan Bareskrim,"(tian43a)
Banyak Wajib Pajak Besar Belum Bayar Benar Penerimaan pajak sebetulnya

Penerimaan pajak sebetulnya masih beberapa persen dari potensi wajib pajak yang ada.
jakarta - beritatercepat
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku masih banyak wajib pajak besar yang hingga saat ini belum sepenuhnya membayar pajak sesuai dengan kewajibannya.
"Kami melihat, banyak kok wajib pajak besar yang belum sepenuhnya bayar pajak," ujar Dirjen Pajak Kemenkeu Fuad Rahmany di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis 10 Februari 2011.
Menurut Fuad, ada sejumlah faktor belum sesuainya penerimaan dari para wajib pajak besar. Di antaranya, dipicu kapasitas dari aparat pajak yang belum maksimal dalam kemampuannya mencari dan mengidentifikasi transaksi yang dikenakan pajak.
"Itu semua yang kami bangun, tidak ada hubungan dengan kasus, tapi kapasitas yang selama ini sudah dibangun sebetulnya tinggal kami tingkatkan saja," katanya.
Fuad mengakui penerimaan pajak yang selama ini diterima pemerintah hingga ratusan triliun rupiah sebetulnya masih beberapa persen saja dari potensi wajib pajak yang ada.
Untuk itu, Mantan Kepala Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bappeman-LK) ini bakal memfokuskan penerimaan negara dari pajak dengan mengejar wajib pajak yang belum terjaring maupun belum membayar pajak sesuai kewajibannya dengan meningkatkan ekstensifikasi pajak sembari tetap melakukan intensifikasi dalam tubuh Ditjen Pajak.
"Pajak yang belum tergali, baik ekstensifikasi maupun intensifikasi tapi fokusnya lebih banyak di ektensifikasi karena masih banyak wajib pajak yang belum bayar pajak sepenuhnya," kata Fuad seraya mengatakan dirinya akan memperbaiki cara kerja aparat Ditjen Pajak serta metode dalam membuat profiling dan benchmarking.
Langkah-langkah tersebut, Fuad menambahkan, diharapkan bisa meningkatkan penerimaan pajak, sekaligus perbaikan sistem sehingga tidak ada lagi kasus-kasus pajak seperti Gayus H Tambunan.
Dengan pengalamannya sebagai wasit bursa, ia juga tidak menutup kemungkinan menjalin kerja sama dengan PT Burse Efek Indonesia untuk menggali potensi pajak dari wajib pajak. (tian43a)
Bentuk Tim Khusus masalah Gayus Tambunan

jakarta - beritatercepat
Kementerian Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bersama-sama akan membentuk tim independen guna mengusut tuntas 151 berkas wajib pajak yang diduga terkait kasus Gayus Tambunan.
"Lagi disiapkan timnya," kata Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, Sonny Loho, di Jakarta, Kamis 10 Februari 2011.
Menurut Sonny, tim independen tersebut khusus dibentuk untuk mengusut wajib pajak yang kemungkinan terkait dengan kasus Gayus. Sebelumnya Kementerian Keuangan telah menyerahkan 151 dokumen wajib pajak yang diminta kepolisian.
Kementerian Keuangan berharap dengan pelibatan instansi di luar Kementerian, seperti KPK dan BPKP, diharapkan bisa menunjukkan bahwa pihaknya tidak melakukan upaya proteksi terhadap pengungkapan kasus itu.
Sonny berharap dengan pembentukan tim independen, akan terlihat wajib pajak mana yang terbukti bekerja sama dengan Gayus untuk 'mengelabui' laporan pajak. Tim juga diharapkan bisa membuktikan bila ada wajib pajak yang tidak bersalah.
Dalam kapasitasnya, tim dari Kementerian Keuangan akan bertugas mengaudit akuntansi serta melihat dari sisi perpajakan. "Kami ingin memeriksa jangan sampai orang yang tidak salah kena, yang salah malah tidak kena," katanya (tian43a)
Garuda sudah jauh lebih sehat dan siap berkompetisi di level internasional.

Masuk Bursa, Garuda Makin Melaju
jakarta - berita tercepat
PT Garuda Indonesia menapaki sejarah baru. Perusahaan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia ini mewujudkan rencana besarnya, melantai di Bursa Efek Indonesia.
Selama tujuh hari, pada 2-8 Februari 2011, Garuda akan menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 6,4 miliar lembar saham atau 26.7 persen kepada publik. Pada 11 Februari 2011, saham Garuda mulai diperdagangkan atau dicatatkan di bursa efek Indonesia.
Ini adalah salah satu langkah besar dari maskapai milik negara tersebut setelah melalui proses restrukturisasi panjang dan melelahkan selama lebih dari sepuluh tahun silam. Langkah besar yang telah membalikkan situasi yang terjadi pada 1998 lalu. Saat itu, Garuda sudah berada di ujung tanduk, nyaris bangkrut, modalnya minus, utang menumpuk, karyawan resah, pilot hengkang dan tak ada cerita beli pesawat baru.
Sekarang, Garuda sudah menapaki era baru. Garuda sudah jauh lebih sehat dan siap melaju menjadi perusahaan penerbangan yang bersaing di level internasional.
Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, mengatakan Garuda yang merupakan national flag carrier, telah berhasil melakukan turn around dan kini menjadi perusahaan yang punya prospek bisnis di masa mendatang.
"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, Indonesia merupakan pasar penting bagi industri penerbangan," kata Emir.
Dia mengingatkan potensi pasar domestik yang sangat potensial mengalami pertumbuhan rata–rata sebesar 15-20 persen setiap tahunnya. Selain itu, Indonesia memiliki 240 juta penduduk dengan pendapatan perkapita yang terus meningkat dan didukung pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Emir menjelaskan sudah banyak kemajuan yang diperoleh Garuda dalam satu dekade terakhir. Dari sisi finansial, sebagai maskapai kebanggaan nasional, BUMN ini telah sukses menyelesaikan restrukturisasi utang selangit, mencapai US$868 juta.
Bahkan, sejak 2005, Garuda berhasil menurunkan jumlah utang secara signifikan menjadi US$464 juta pada November 2010. Utang berhasil diturunkan melalui pembayaran cicilan, pembelian kembali (debt buy back) dan proses konversi (equity conversion).
Bagian terakhir dari sisa utang sebesar US$464 juta, senilai US$277 juta telah diteken restrukturisasinya pada 17 Desember 2010 di London dan direstrukturisasi hingga tahun 2016. Utang tersebut digunakan untuk membiayai pembelian 6 pesawat A 330-300 pada tahun 1996.
Yang lebih penting lagi, Garuda bukan sekedar sukses menyelesaikan utang. Kini, Garuda telah mengubah image sebagai perusahaan negara yang terus merugi dan menggerogoti negara berganti menjadi perusahaan yang menguntungkan.
Jika pada 2004, Garuda pernah rugi sampai Rp811 miliar, empat tahun kemudian Garuda sudah berhasil meraup laba Rp669 miliar pada 2008. Bahkan, pada saat krisis finansial global belum pulih pada 2009, Garuda berhasil membukukan keuntungan hingga Rp1 triliun. Tak mengherankan jika tiga tahun berturut-turut belakangan ini, Garuda terus menerus meraih keuntungan.
Dari sisi pelayanan, Garuda kini merupakan full service airline dan maskapai penerbangan satu satunya di Indonesia yang memiliki kategori layanan berbintang empat dari “SkyTrax.”
Dari sisi keamanan atau keselamatan penerbangan, Garuda merupakan perusahaan penerbangan bersertifikat “IOSA (International Air Transport Association/IATA Safety Audit)”, dan dianugerahi gelar “The World’s Most Improved Airlines” dari SkyTrax - Inggris dan award “ Turn Around of The Year” dari “Center for Asia Pacific Aviation” (CAPA) - Australia.
Yang tidak luput dari perhatian penumpang adalah soal ketepatan penerbangan. Dalam soal ini, ketepatan waktu penerbangan (on time performance), maskapai yang rutin mengangkut jamaah haji Indonesia ini telah mencapai 85 persen, di atas standard industri di kawasan Asia Pasifik.
Di masa mendatang, Garuda bakal terus melaju. Kini, manajemen sudah menyiapkan konsep pengembangan hingga 2015 dengan nama Quantum Leap yang merumuskan adanya revitalisasi armada.
Rencananya, manajemen akan menambah armada menjadi 153 pesawat pada 2015. Garuda juga akan mengembangkan rute domestik menjadi 2 kali lipat dan internasional menjadi 3 kali lipat pada tahun 2013.
Untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, Garuda telah mempersiapkan sumber daya manusia menjadi karyawan yang efisien dan efektif, budaya perusahaan yang positif dengan menerapkan system meritokrasi.
Dengan sistem ini, penghargaan kepada karyawan akan dikaitkan dengan kinerja dan kontribusi karyawan kepada perusahaan. Mereka yang menunjukkan produktivitas tinggi dan memberi kontribusi positif, akan mendapatkan penghargaan lebih besar dan begitu juga sebaliknya.
Garuda juga memberi kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan potensi dan kemampuannya, dan perusahaan memberikan apresiasi dan remunerasi sesuai kontribusinya.
Saham Diminati
Dengan prospek bisnis dan jaringan yang cukup luas tersebut, tidak mengherankan jika penjualan saham perdana Garuda mengundang minat investor, termasuk para investor retail. Sebut saja misalnya salah satu anggota Frequent Flyers Garuda Indonesia, Roy Iskandar, yang hadir dalam ”Investor Gathering”, menyatakan sangat berminat untuk membeli saham Garuda.
“Sebab, Garuda telah berhasil melakukan turn around dan sesuai program bisnis yang disiapkan sehingga prospek bisnisnya cukup baik,” katanya.
Roy hanyalah satu dari 435 ribu anggota Garuda Frequent Flyer. Direktur Utama Smilling Tour, Anthony Akili, yang menjadi mitra Garuda juga tertarik untuk membeli saham Garuda karena dalam beberapa tahun terakhir maskapai ini menunjukkan perkembangan signifikan. "Kemajuan Garuda ke depan juga akan berarti bagi kemajuan Smilling Tour, yang merupakan salah satu mitra usaha Garuda."
Bukan hanya investor retail yang tertarik. Sejumlah Dana Pensiun dan Asuransi juga menyatakan minatnya untuk membeli saham Garuda. Mereka menilai dengan harga Rp750 per unit dan kondisi bursa saham yang sedang melemah justru menjadi kesempatan emas bagi investor untuk membeli saham ini. Namun, investor institusi tersebut umumnya memang membeli untuk investasi jangka panjang karena melihat prospek Garuda yang bagus di masa mendatang.
Berkaitan dengan hal tersebut, Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga, menyampaikan bahwa Jamsostek akan membeli saham Garuda karena disamping merupakan bentuk sinergi di antara sesama BUMN, Garuda memiliki prospek bisnis ke depan yang baik.
Jamsostek meyakini bahwa Garuda berprospek sangat positif dan rencananya akan mengambil secara maksimal saham yang akan dilepas melalui IPO.
Namun, ketentuan internal yang berlaku dalam investasi membatasi Jamsostek hanya dapat mengambil 5 persen dari free float [saham yang diperdagangkan] atau diperkirakan berkisar pada Rp250 -300 miliar. "Padahal di atas kertas kami merencanakan akan ambil lebih dari nilai tersebut."
Sebagai investor institusi yang memiliki profesionalisme serta berorientasi jangka panjang, menurut Hotbonar, Jamsostek akan menahan saham Garuda dalam jangka waktu minimal 2 - 3 tahun, bahkan lebih. Dia melanjutkan, sebagai investor yang berkualitas, Jamsostek sama sekali tidak punya motif profit taking, dan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian sesuai PP no. 22 thn 2004 yang mengatur investasi Jamsostek.
Rencananya, Garuda akan menggunakan dana yang didapat dari hasil penjualan saham perdana ini untuk mendukung pelaksanaan program pengembangan perusahaan dan ekspansi bisnis ke depan. (tian43a)
Kamis, 10 Februari 2011
Mubarak Menghitung Hari

Terlalu lama berkuasa, membuat pengaruh Mubarak berkarat. Dulu dipuji, sekarang dihujat.
medan - beritatercepat
Mereka menyebut hari itu sebagai “Hari Hengkang”. Pada Jumat 4 Februari 2011, ratusan ribu warga Mesir tumpah di Lapangan Tahrir. Itu adalah hari kesepuluh massa menduduki alun-alun jembar di jantung kota Kairo itu.
Persis tengah hari, setelah salat Jumat, ratusan ribu suara berteriak kembali menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak turun. Orang-orang mengalir di Lapangan Tahrir, menjadikan tempat itu bak titik yang menyerap gelombang raksasa massa. Begitu salat usai, teriakan khas “Irhal (hengkang)” kembali bergema. “Tak ada negosiasi, sebelum dia hengkang”, massa berteriak.
Seorang alim, berjubah putih, berpidato lewat pengeras suara. Dia Mohamad Salim Al-Awwa, pemimpin salat Jumat di Lapangan Tahrir itu. “Berpuluh tahun kita bermimpi tentang lautan massa datang ke sini untuk berbicara,” ujar ulama moderat itu seperti dilaporkan oleh Time.com, Jumat 4 Februari. “Saya minta kalian semua kuat, tetap di sini sampai jalan keluar itu ada,” ujarnya. Massa menyambutnya dengan teriakan histeris.
Mesir kini seperti terkena radang. Suhu politik meningkat tajam. Tapi Mubarak tetap keras kepala. Sehari sebelumnya dia menolak mundur. Setidaknya sampai September, begitu kata Mubarak. Maksudnya, bulan itu sesuai jatuh tempo Pemilu bagi Mesir. Untuk menghibur massa, Mubarak menyatakan dia sudah muak untuk berkuasa lagi.
Saat tampil di televisi pekan lalu, lelaki 82 tahun tampak lesu. Tapi matanya masih tajam memandang kamera. Di luar, setelah pidato “keras kepala” itu kelar, para pendukungnya bergerak. Ada yang menenteng senjata tajam, batu dan tongkat besi. Bentrokan pun pecah, antara pro dan anti sang presiden, Kamis 3 Februari.
Untunglah, pada esoknya militer menggelar razia. Setiap orang yang hendak ke Lapangan Tahrir digeledah. Senjata, batu, dan bom molotov dilarang.
Hanya dalam dua pekan, kehormatan Hosni Mubarak digugat rakyat. Dia mendadak menjadi orang paling dibenci di Mesir. Tapi hingga dua pekan demontrasi mengguncang Kairo, dan kota lain di Mesir, Mubarak seperti tak hendak beranjak.
Dunia mungkin melihat seorang penguasa yang pongah. Tapi Mubarak bukanlah penguasa tak bertaji. Dia bekas pilot pesawat tempur, dengan ketenangan yang sangat mengagumkan. Berkuasa lebih dari 30 tahun, tentu memberinya banyak pelajaran penting.
Diberondong peluru
Mubarak melewati sejumlah tikungan, sebelum dia bisa bertahan lebih dari tiga dekade. Awalnya, dia disukai presiden Mesir sebelumnya, Anwar Sadat. Sukses menjadi petinggi di Angkatan Udara, Mubarak ditunjuk Sadat menjadi wakil presiden pada 1975.
Pada 6 Oktober 1981, Presiden Anwar Sadat bersama sebelas orang lainnya tewas diberondong senjata, dan lemparan granat dari sekelompok tentara ekstrim.
Saat itu, ironisnya, Sadat sedang mengikuti upacara parade peringatan kemenangan pasukan Mesir atas Israel di Terusan Suez dalam Perang 1973. Wakil Presiden Hosni Mubarak selamat dari pembunuhan. Dia sebenarnya berdiri tak jauh dari Presiden Sadat dalam pawai militer itu.
Selanjutnya, Mubarak didaulat sebagai Presiden Mesir. Di tengah ketidakpastian politik paska pembunuhan Sadat, Mubarak lalu memberlakukan undang-undang keadaan darurat. Kekuasaan Mubarak lalu berjalan lempang, karena dia mengekalkan Undang-undang Darurat itu hingga hari ini. Dia lalu muncul dengan wajah rezim berwatak otokratis. Mubarak mengharamkan kritik yang keras kepada penguasa. Dia bertindak kejam bagi gerakan oposisi Ikhwanul Muslimin.
Laporan Departemen Luar Negeri AS, yang mengutip sejumlah organisasi Hak Azasi Manusia, menyebutkan Mesir sarat dengan kasus hilangnya jurnalis dan aktivis, kekejaman dan kekerasan di tahanan, penyiksaan tanpa pengadilan, pengakuan paksa, dan pelanggaran HAM lainnya.
Pada 2007, organisasi HAM Mesir, melaporkan adanya 4.000 orang ditahan tanpa pengadilan. Mereka dituduh melakukan kejahatan politik. Sebanyak 1.000 di antaranya adalah aktivis Ikhwanul Muslimin. Meski dilarang berpolitik oleh Mubarak, gerakan Ikhwanul Muslimin rupanya tetap mampu membangun akar.
Tak tertarik politik
Lahir pada 4 Mei 1928 di suatu desa dekat Kairo, Mubarak adalah putra seorang pegawai kementrian kehakiman Mesir. Dia lelaki dengan disiplin yang ketat. Semua itu ditempanya sejak belia. Misalnya, dia kerap bangun pukul enam pagi, dan tak pernah absen olah tubuh. Mubarak rajin main squash, tak merokok, dan jauh dari alkohol.
Itu sebabnya tubuhnya prima. Setelah lulus dari Akademi Militer pada 1949, Mubarak menjadi salah satu pilot idaman di Angkatan Udara Mesir. Dia juga salah satu dari sedikit perwira yang bersekolah ke Soviet untuk berlatih pesawat tempur canggih di 1950an, seperti Ilyushin Il-28 dan pengebom Tupolev Tu-16 .
Mubarak menikah dengan perempuan blasteran Inggris lulusan American University at Cairo, Suzanne. Mereka dikaruniai dua putra, yaitu Gamal dan Alaa.
Politik sebetulnya bukan tujuan hidupnya. Seperti diungkap dalam dokumenter stasiun berita Al Jazeera, sebagai pilot muda, Hosni Mubarak berniat keras menjadi Panglima Angkatan Udara. Mimpi itu jadi kenyataan: dia mendapat jabatan itu pada 1972. Hanya setahun sebelum negaranya kembali berperang dengan Israel, Perang Ramadan atau Yom Kippur.
Kelak, pada Perang Arab-Israel 1973 itu pula Mubarak membuktikan dirinya sebagai militer sejati. Mesir berhasil memaksa Israel mengadakan perjanjian damai. Setidaknya, Mesir tak lagi malu dikalahkan Israel pada Perang Enam Hari di tahun 1967.
Sadat pun terkesan dengan kepiawaian Mubarak. Dia jago strategi, dan juga piawai memimpin modernisasi Angkatan Udara Mesir.
Karena Mubarak tampak tak punya ambisi politik, Presiden Mesir Anwar Sadat lalu mengangkat Mubarak sebagai wakil presiden pada 1975. Tiga tahun setelah itu, Sadat pun memberi jabatan wakil Ketua Umum Partai Demokratik Nasional (NDP) kepada dia.
NDP adalah partai politik dominan di Mesir. Sadat sepertinya menginginkan Mubarak menjadi pemimpin Mesir di masa depan.
Mendekati Saddam
Sejak menggantikan Sadat sebagai presiden, Mubarak tak melakukan perubahan radikal. Dalam soal politik luar negeri, misalnya, dia tetap melanjutkan visi pendahulunya, yaitu menjadi kekuatan moderat di Timur Tengah.
Pada suatu masa, status itu membuat Mesir sulit. Negeri itu dikucilkan oleh sesama negara Arab. Soalnya, Mesir adalah negara Arab pertama yang berdamai dengan Israel. Perjanjian damai dengan Israel itu adalah warisan Sadat pada 1979, yang akhirnya diteruskan Mubarak.
Seperti diceritakan oleh BBC, perjanjian itu membuat Mesir didepak dari Keanggotaan Liga Arab. Markas lembaga itu pun dipindah dari Kairo ke Tunisia. Mubarak pun cepat tanggap. Dia melirik Saddam Hussein, pemimpin Irak yang dulu sangat berpengaruh di Dunia Arab. Silaturahmi dengan Saddam ditingkatkan.
Pada 1980an, politik Timur Tengah bergolak lagi saat Perang Irak-Iran. Selama delapan tahun perang, peta politik berubah lagi. Ketika perang itu berakhir, hubungan Mesir dan sesama negara Arab pun membaik. Pada 1990, sekretariat Liga Arab pindah kembali ke Kairo. Hebatnya, Mubarak tetap mempertahankan hubungan dengan Israel.
Mesir di bawah Mubarak akhirnya menjadi kekuatan penting di Timur Tengah. Negara-negara Barat, seperti Amerika Serikat dan Inggris, mengandalkan rezim Mubarak meredam radikalisme tetangganya menyangkut konflik Israel dan Palestina.
Israel terancam
Itu sebabnya, saat Mubarak di ujung tanduk pada hari-hari ini, Israel meminta AS dan beberapa sekutu lainnya di Eropa tak ikut melibas Mubarak. Kritik kepada Mubarak, kata Israel, hanya membuat situasi di Mesir kian tak stabil.
Menurut harian The Washington Post, Israel takut jika reformasi terjadi di Mesir, semua struktur kerjasama kedua negara akan berubah. Jika Ikhwanul Muslimin bangkit, dan mengambil alih pemerintahan, dicemaskan Israel akan berdampak kepada naiknya semangat Hamas di Jalur Gaza. Daerah itu bakal dicaplok Hamas.
Israel juga risau, jika wajah Timur Tengah berubah. Jaringan teror al-Qaidah, ditakutkan mengambil kesempatan. Apalagi jika hubungan Mesir dan Israel kian berjarak. Tentu, ini bahaya buat negeri Yahudi itu.
Apalagi setelah Turki tak bisa lagi diandalkan paska penyerangan Israel ke kapal pemberi bantuan yang menewaskan sejumlah warga Turki tahun lalu. “Jika Mesir bermusuhan dengan Israel, malah akan memperburuk sengketa dengan Turki. Akibatnya, Israel harus mengubah total strategi yang telah dipakai lebih dari 30 tahun,” ujar peneliti di Studi Keamanan Nasional Institut Tel Aviv, Giora Eiland.
Korupsi
Mesir di bawah Mubarak konon mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik. "Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Mesir 5,3 persen dan tingkat pengangguran kami lebih rendah dari negara-negara lain, termasuk dari Tunisia," kata Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ahmed El Kewaisny.
Menurut ElKewaisny, Mubarak berjuang sebaik mungkin mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi guna menekan tingkat pengangguran. "Dia sendiri punya program untuk penciptaan lapangan kerja dan mendorong investasi asing," kata El Kewaisny.
Menurut stasiun berita BBC, di bawah kebijakan ekonomi Mubarak yang liberal, bisnis di Mesir bertumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bisnis real estate dan properti, misalnya, terus berkembang. Ekonomi Mesir secara makro relatif aman.
Tapi tak demikian halnya dengan distribusi kemakmuran. Jarak kaya dan miskin begitu lebar. Angka kemakmuran itu tak banyak menetes ke bawah. Bagian besar keuntungan dinikmati Mubarak, keluarga serta kroninya. Sejumlah bisnis utama dikuasai putra Mubarak, Gamal Mubarak. Tentu, dia membaginya kepada sejumlah pengusaha yang bercokol di partai penguasa, Partai Demokratik Nasional.
Hampir separuh dari total populasi Mesir, atau sekitar 80 juta jiwa, hidup di bawah, atau sedikit di atas garis kemiskinan menurut standar PBB US$2 per hari. Dalam dua tahun terakhir, tingkat kemiskinan di Mesir naik dari 20 persen menjadi 23,4 persen.
Meluasnya kemiskinan, tingginya pengangguran, dan inflasi harga pangan inilah yang memantik protes ke Mubarak. Dia pun dituduh kelompok oposisi gagal memenuhi janji pada kampanye pemilu 2005. Saat itu dia mengatakan siap memberikan Mesir lapangan kerja, sekaligus menekan angka pengangguran.
Itu sebabnya, seorang pegawai kecil Ismail Syed pun bolos dari tempat kerja. Dia ikut berdemonstrasi di alun-alun Tahrir, Kairo, pada aksi 25 Januari lalu. "Ini adalah kali pertama bagi saya ikut unjuk rasa. Kami sudah menjadi bangsa penakut, tapi akhirnya kami berani mengatakan tidak," kata Ismail Syed. Sebagai pekerja hotel di Kairo, upahnya US$50 per bulan, atau tak sampai Rp500.000.
Kelompok oposisi Mesir menuding rezim Mubarak tak serius memberantas korupsi yang kronis. Lembaga Global Coalition Against Corruption mencatat Mesir di peringkat 105, dalam daftar negara bersih pada 2006, sejajar dengan dua negara miskin Afrika, Burkina Faso dan Djibouti. Dua tahun kemudian, peringkat Mesir melorot di urutan 115.
Bertahan atau hengkang?
Pengamat Timur Tengah dari Lowy Institute for International Policy, Anthony Bubalo, menilai rezim Hosni Mubarak di Mesir sebenarnya bukanlah yang paling represif di Timur Tengah. Krisis itu bukan semata soal represifitas rezim. Tapi gabungan dari sejumlah masalah lain, seperti keruwetan ekonomi, dan parahnya ketimpangan sosial.
Kini, Mubarak seperti menghitung hari. Tak ada yang bisa memastikan kapan sang penguasa negeri seribu menara itu lengser. Entah pada September, atau bisa lebih lekas. "Yang perlu diperhatikan adalah sisa rezimnya, para pengikutnya. Yang mereka lakukan kini adalah berupaya mendapat otoritas politik sebesar-besarnya di tengah tuntutan massa," ujar Bubalo menambahkan.
Tapi dengan derasnya teriakan massa di Lapangan Tahrir itu, akankah Mubarak hengkang? "Bila bertahan hingga September, Mubarak mungkin bisa tetap tinggal di negerinya. Tapi, bila dipaksa mundur lebih cepat, dia barangkali akan memilih pergi ke luar negeri," ujar Bubalo. (tian43a)
Pengamanan Sidang Ba'asyir di perketas aparat terkait

Dua unit water canon juga bersiaga di halaman dan di luar pagar pengadilan.
jakarta - beritatercepat
Kepolisian gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan mulai bersiaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Hari ini, pemimpin Jemaah Ansharut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir menjalani sidang perdana.
"Untuk pengamanan, kami terapkan lima ring," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Eddy di PN Jakarta Selatan, Kamis 10 Februari 2011.
Kelima ring (lingkar pengamanan) itu, jelasnya, mulai dari ruang sidang, dalam pengadilan, halaman, jalan di depan pengadilan, sampai ke rute yang dilewati mobil tahanan Ba'asyir. Juga rute massa pendukung Ba'asyir yang akan menyaksikan sidang perdana secara langsung.
Pantauan VIVAnews.com, dua unit water canon juga bersiaga di halaman dan di luar pagar pengadilan. Kepolisian juga melarang kendaraan baik roda dua maupun empat memasuki area pengadilan.
Semua kendaraan, termasuk milik pegawai pengadilan, diparkir di sekitar PN Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharuddin menambahkan personel yang diterjunkan mengamankan sidang tersebut akan disesuaikan dengan kondisi.
"Yang utama bukan berapa banyak, tapi antisipasinya apa supaya sidang ini berjalan lancar," kata dia saat meninjau PN Jakarta Selatan.
Prinsipnya, lanjut Baharuddin, sidang perdana Ba'asyir ini bersifat terbuka sehingga penting dilakukan pemeriksaan atas bawaan dan tanda pengenal pengunjung sidang. "Kalau massa yang datang membawa simbol-simbol keagamaan, seharusnya bisa tentram dong," ujarnya.
Baasyir dituduh terlibat dalam pendirian kamp pelatihan militer jaringan teroris Aceh di Pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar. Dia juga dituduh telah merencanakan, menggerakkan, terlibat dalam permufakatan, dan mendanai berbagai kegiatan terorisme. Selain itu, jaksa juga menuduh dia terlibat dalam aksi perampokan di Medan.
Jika itu semua terbukti di pengadilan, Ba'asyir terancam hukuman mati atau seumur hidup.(tian43a)
Langganan:
Postingan (Atom)




